Sabtu, 26 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Abbas Serukan Tindakan Global Hadapi Ancaman Kebangsaan Palestina

Presiden Palestina Mahmoud Abbas memperingatkan dunia akan ancaman eksistensi bangsa Palestina akibat kebijakan Israel yang melampaui batas hukum internasional.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 26 September 2026, 12.17 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
Abbas Serukan Tindakan Global Hadapi Ancaman Kebangsaan Palestina📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Dalam pidato virtual di Sidang Majelis Umum PBB, Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyampaikan kekhawatiran mendalam terhadap kondisi rakyatnya yang kini terancam keberlangsungan hidup dan eksistensi di tanah air. Ia menegaskan bahwa kebijakan Israel telah melampaui upaya pencarian solusi dua negara, mengancam langsung kehidupan warga Palestina di berbagai wilayah, termasuk Jalur Gaza, Tepi Barat, dan Yerusalem Timur.

Abbas menekankan bahwa situasi saat ini bukan sekadar menghambat realisasi kemerdekaan Palestina, tetapi telah memasuki tahap yang membahayakan kelangsungan bangsa secara utuh. Ia menggarisbawahi bahwa ancaman yang dihadapi kini jauh lebih serius dibanding sebelumnya, membutuhkan respons segera dan koordinasi internasional yang solid.

Dalam kesempatan tersebut, Abbas mengingatkan dunia akan bahaya terulangnya peristiwa Nakba—pengusiran massal dan pembersihan etnis yang terjadi pada 1948 saat Israel didirikan. Ia menyerukan agar komunitas global tidak membiarkan tragedi serupa terjadi kembali, terutama di tengah eskalasi militer yang telah menyebabkan lebih dari 75.000 korban jiwa sejak Oktober 2023.

Ratusan ribu rumah dan infrastruktur sipil hancur, sementara jutaan warga terpaksa mengungsi, menandai kerusakan yang luas dan mendalam. Abbas menekankan bahwa tindakan sekarang bukan hanya soal keadilan, tetapi juga tentang mencegah krisis kemanusiaan yang lebih besar di masa depan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya