Profiling ASN 600 Ribu Dipercepat Hingga Akhir 2026
BKN menargetkan 600 ribu ASN selesai menjalani profiling hingga akhir 2026 untuk memperkuat basis data manajemen talenta nasional berbasis merit.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 10 September 2026, 15.37 WITA·👁 8 orang membaca· 0 hari ini · 35x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Badan Kepegawaian Negara (BKN) mempercepat pelaksanaan program Profiling ASN (Pro-ASN) di seluruh wilayah Indonesia, dengan target mencapai 600 ribu aparatur sipil negara yang terprofiling pada akhir tahun 2026. Program ini menjadi fondasi strategis dalam membangun sistem manajemen sumber daya manusia aparatur yang transparan, akurat, dan berbasis kinerja. Tujuannya utamanya untuk memperkuat pengelolaan karier, pengembangan kompetensi, serta penerapan manajemen talenta secara nasional.
Wakil Kepala BKN, Suharmen, menegaskan bahwa pencapaian jumlah peserta tidak boleh mengorbankan kualitas proses asesmen. Ia menekankan pentingnya menjaga standar integritas, akurasi data, serta konsistensi pelaksanaan di seluruh level pemerintahan. “Meski dilakukan secara gratis dan dengan skala besar, kualitas tetap menjadi prioritas utama. Semua pihak yang terlibat harus menjalankan prosedur dengan jelas dan bertanggung jawab,” ujarnya dalam rapat koordinasi di Jakarta.
Hasil profiling akan menjadi acuan penting dalam menentukan kebutuhan pengembangan kompetensi, perencanaan promosi jabatan, serta strategi pengelolaan talenta di lingkungan pemerintah. Dengan data yang terkini dan valid, kebijakan SDM dapat dirancang secara lebih tepat sasaran, menghindari kebijakan yang bersifat asal-asalan atau tidak berbasis bukti. BKN menekankan bahwa tanpa data profiling yang baik, upaya pengembangan SDM akan kehilangan arah dan efektivitas.
Untuk menunjang pencapaian target, BKN mendorong setiap kantor regional dan unit pelaksana teknis (UPT) menyusun strategi konkret, termasuk identifikasi hambatan operasional, pemetaan kebutuhan anggaran, serta kesiapan infrastruktur seperti fasilitas Computer Assisted Test (CAT). Selain itu, pembaruan data jabatan dan penyesuaian kuota peserta berdasarkan kondisi lokal menjadi syarat penting agar hasil asesmen dapat dimanfaatkan secara optimal dalam pengambilan keputusan kepegawaian.
Penerapan sistem merit dalam pengelolaan ASN, menurut BKN, hanya bisa berjalan efektif jika didukung oleh data yang akurat dan terus diperbarui. Profiling yang sukses menjadi langkah awal untuk menciptakan sistem pemerintahan yang berbasis kinerja, adil, dan berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP
Tim Jibom Brimob Polda Babel melakukan sterilisasi lokasi ledakan di penampungan besi tua di Belitung untuk memastikan tidak ada ancaman susulan dan mengungkap penyebab kejadian.
25 Oktober 2026

Houthi Lancarkan Serangan Berulang ke Kota Suci, Pemimpin Masjidil Haram Kecam Keras
Sheikh Abdulrahman Al-Sudais mengecam keras serangan rudal dan drone Houthi terhadap Makkah dan Madinah, menyatakan pelanggaran terhadap kesucian tempat suci dan norma kemanusiaan internasional.
25 Oktober 2026

NASA Soroti Lonjakan Kebakaran di Papua dan Kalimantan
NASA mencatat kebakaran hutan dan lahan di Papua serta Kalimantan mencapai level tertinggi sepanjang 2026, didorong El Niño dan aktivitas manusia, dengan emisi karbon melampaui rekor sebelumnya.
25 Oktober 2026

Lula dan Bolsonaro Tutup Kampanye di Pantai Rio
Dua tokoh politik utama Brasil, Lula dan Flavio Bolsonaro, menutup kampanye pemilu dengan massa besar di kawasan pantai Rio de Janeiro, menyusul debat terakhir yang memperuncing persaingan.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.29 WITA

Klaten Perluas Akses PAUD Dukung Wajar 13 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.28 WITA

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Selama Acara Besar
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Presiden Tak Bisa Hentikan Gibran Secara Sepihak, Tegas Anggota DPR Gerindra
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Tito Karnavian Masuk Lima Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

PDIP Respons Ajakan PKS Periksa Ijazah Wapres Gibran
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Kumitra Jambore 2026 Dorong Integrasi UMKM Kalsel ke Pasar Nasional
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

OJK Sultra Perkenalkan INFINITY Dorong Inovasi Keuangan Digital
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.25 WITA

