Tunggal Jaya Investama Perkuat Kendali di IMPC Lewat Pembelian Saham Besar
Perusahaan yang mengendalikan Impack Pratama Industri memperbesar kepemilikan hingga 38,39% lewat pembelian 6,6 juta saham dengan harga rata-rata Rp1.465 per saham pada September 2026.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 10 September 2026, 15.35 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - PT Tunggal Jaya Investama kembali memperkuat posisinya sebagai pemegang saham pengendali PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) dengan melakukan pembelian saham secara bertahap pada periode 4 hingga 7 September 2026. Transaksi ini melibatkan sebanyak 6,6 juta lembar saham dengan harga rata-rata Rp1.465 per saham, membukukan nilai total sebesar Rp9,6 miliar. Hasilnya, kepemilikan saham Tunggal Jaya Investama di IMPC naik menjadi 38,39%, menunjukkan komitmen strategis terhadap perusahaan manufaktur bahan bangunan dan plastik tersebut.
Pembelian ini merupakan kelanjutan dari aktivitas pasar sebelumnya, di mana Tunggal Jaya Investama sebelumnya telah membeli 11 juta saham pada awal September 2026 dengan harga rata-rata Rp1.398 per saham, senilai Rp16 miliar. Setelah transaksi tersebut, kepemilikan saham perusahaan mencapai 38,38%, sehingga transaksi baru ini menjadi langkah perluasan dominasi pemegang saham utama. Kedua transaksi dilaporkan melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Sebelumnya, Tunggal Jaya Investama sempat menjual 1,45 miliar saham IMPC dengan harga Rp1.250 per saham, menghasilkan pendapatan kotor sebesar Rp1,81 triliun. Namun, setelah periode penjualan, perusahaan kembali melakukan akuisisi sebanyak 2,2 juta saham pada 10–11 Agustus 2026 dengan harga rata-rata Rp1.511 per saham. Aktivitas pembelian dan penjualan ini menunjukkan dinamika strategi kepemilikan yang fleksibel namun tetap berfokus pada penguatan kendali jangka panjang.
Perusahaan yang dikendalikan oleh Haryanto Tjiptodihardjo, sekaligus Direktur Utama IMPC, menunjukkan konsistensi dalam memperkuat posisi kepemilikan di perusahaan yang dipimpinnya. Kenaikan kepemilikan hingga hampir 38,4% mencerminkan kepercayaan terhadap prospek pertumbuhan IMPC di sektor manufaktur, terutama dalam konteks kenaikan permintaan bahan bangunan dan plastik. Kebijakan pembelian saham secara bertahap juga menunjukkan kehati-hatian dalam pengelolaan aset dan kebijakan investasi jangka panjang.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Perlindungan Anak Saat Paparan Abu Vulkanik dari Anak Krakatau
Orang tua diminta meningkatkan proteksi anak dari abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau melalui tindakan preventif dan penanganan dini gejala pernapasan.
10 September 2026

APBN Tangguh Hadapi Lonjakan Harga Minyak
Menteri Keuangan menegaskan APBN masih aman meski harga minyak dunia menyentuh US$100 per barel, dengan defisit tetap di bawah 3% dan ruang fiskal cukup.
10 September 2026

10 Bank Mulai Uji Coba Pemungutan PPN Digital
Sepuluh lembaga perbankan resmi melaksanakan uji coba sistem pemungutan PPN atas transaksi digital luar negeri, sebagai langkah awal perluasan kebijakan pajak digital di Indonesia.
10 September 2026

11 Saham Bursa Siap Dilelang Oktober 2026
Bursa Efek Indonesia akan menggelar pelelangan 11 saham Bursa pada 1 Oktober 2026, dengan syarat peserta harus memenuhi kriteria keanggotaan dan mendaftar sebelum 22 September.
10 September 2026
Berita Lainnya

Jaguar Land Rover Potong 4.000 Pekerja Akibat Tekanan Pasar Global
Kamis, 10 September 2026, 15.46 WITA

Atto 1 Pimpin Penjualan Mobil Listrik di Indonesia
Kamis, 10 September 2026, 15.46 WITA

Perpanjang STNK Tanpa KTP Pemilik, Berlaku Hingga 2026
Kamis, 10 September 2026, 15.45 WITA

Malon Lam Diciduk Usai Curi Bitcoin Rp4,2 Triliun untuk Beli Mobil Mewah
Kamis, 10 September 2026, 15.45 WITA

iPhone Duo Siap Meluncur di Indonesia Akhir 2026
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Apple Perkenalkan Seri Wearables Terbaru dengan Fokus Kesehatan dan Performa
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Apple Perkenalkan iPhone Duo, Ponsel Lipat Pertama Secara Global
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Harga iPhone 18 Pro Series Diprediksi Melonjak di Pasar Indonesia
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA


