Apple Perkenalkan iPhone Duo, Ponsel Lipat Pertama Secara Global
Apple meluncurkan iPhone Duo, ponsel lipat pertama dalam sejarah, di acara Surprise and Shine, dengan harga dimulai dari US$1.999.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA·👁 4 orang membaca· 0 hari ini · 21x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Apple secara resmi memperkenalkan generasi terbaru perangkat mobile andalannya, iPhone Duo, sebagai ponsel lipat pertama yang diproduksi secara massal. Peluncuran global dilakukan pada Kamis (10/9) dalam acara bertajuk Surprise and Shine, yang digelar di markas perusahaan di Cupertino, California. Perangkat ini menjadi bagian dari peluncuran seri iPhone 18 Pro, yang mencakup dua varian utama: iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max.
iPhone Duo menawarkan inovasi desain dengan layar yang bisa dilipat, memungkinkan pengguna mengakses layar besar saat dibuka dan ukuran kompak saat dilipat. Fitur ini diklaim mampu meningkatkan fleksibilitas penggunaan, baik untuk produktivitas maupun hiburan. Dengan desain baru, Apple menekankan kualitas konstruksi dan ketahanan layar yang telah diuji secara ekstensif untuk memastikan daya tahan dalam penggunaan harian.
Harga iPhone Duo dibuka dari US$1.999, setara sekitar Rp35 juta, menempatkan perangkat ini di kelas premium. Harga tersebut menunjukkan posisi strategis produk sebagai inovasi terkini Apple, sekaligus menunjukkan komitmen perusahaan terhadap teknologi mutakhir yang dikembangkan untuk pasar global. Dengan kehadiran iPhone Duo, Apple menegaskan dominasinya dalam ekosistem perangkat pintar berbasis layar sentuh.
Peluncuran ini diharapkan menjadi titik balik dalam evolusi perangkat mobile, menandai masuknya Apple ke segmen ponsel lipat yang sebelumnya didominasi merek lain. Dengan dukungan sistem operasi terbaru dan integrasi mendalam dengan ekosistem Apple, iPhone Duo diharapkan mampu menarik minat konsumen yang mencari inovasi tanpa mengorbankan kualitas dan keandalan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

AI dan Transisi 20 Tahun yang Penuh Gejolak
Bill Gates memperingatkan potensi gejolak sosial dan ekonomi selama dua dekade ke depan akibat transformasi besar akibat kecerdasan buatan.
25 Oktober 2026

AI Prediksi Kelangsungan Hidup Pasien Kanker dari Foto Wajah
Teknologi kecerdasan buatan kini mampu memperkirakan peluang hidup pasien kanker hanya berdasarkan satu foto wajah, berkat pengembangan alat berbasis analisis wajah yang akurat dan konsisten.
25 Oktober 2026

Daniel Nadler, Pendiri 'ChatGPT Dokter' yang Kaya Raya dari Teknologi Kesehatan
Daniel Nadler, pendiri OpenEvidence, kini memiliki kekayaan mencapai Rp137,5 triliun berkat platform kecerdasan buatan yang membantu dokter dalam pengambilan keputusan klinis.
25 Oktober 2026

Teknologi REEV Dorong Hemat BBM 65 Km Per Liter
Menteri Perindustrian soroti potensi kendaraan Range Extended Electric Vehicle yang mampu menempuh 65 km per liter BBM dan menjangkau 1.600 km dengan pengisian penuh.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.29 WITA

Klaten Perluas Akses PAUD Dukung Wajar 13 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.28 WITA

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Selama Acara Besar
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Presiden Tak Bisa Hentikan Gibran Secara Sepihak, Tegas Anggota DPR Gerindra
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Tito Karnavian Masuk Lima Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

PDIP Respons Ajakan PKS Periksa Ijazah Wapres Gibran
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Kumitra Jambore 2026 Dorong Integrasi UMKM Kalsel ke Pasar Nasional
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

