Program Budi Daya Ikan Darat Tematik Diperluas ke 4.000 Lokasi
Pemerintah menargetkan ekspansi program budi daya ikan darat tematik ke 4.000 lokasi nasional pada 2026 untuk dukung kebutuhan pangan dan program makan bergizi gratis.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 15.43 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Pemerintah menetapkan target ekspansi Program Budi Daya Ikan Darat Tematik hingga mencapai 4.000 lokasi di seluruh wilayah Indonesia pada tahun 2026. Langkah ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk memenuhi kebutuhan konsumsi ikan dalam negeri sekaligus mendukung program makan bergizi gratis yang dicanangkan pemerintah. Sejauh ini, program telah diluncurkan di 100 lokasi yang tersebar di Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur sebagai uji coba skala nasional.
Fokus utama program berada pada dua jenis ikan, yaitu lele dan nila, yang dipilih karena proses budidaya yang relatif singkat dan tingkat keberhasilan tinggi. Kedua jenis ikan ini dinilai mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan asupan protein masyarakat secara luas, terutama di daerah terpencil yang minim akses terhadap sumber protein hewani. Pengembangan dilakukan secara bertahap, dengan model pengelolaan yang berubah seiring waktu sesuai tahap implementasi.
Pada tahun 2025, pengelolaan program dilakukan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), yang melibatkan berbagai pihak mulai dari pembudidaya, pengurus, anggota koperasi, hingga pelaku rantai pasok seperti pemasok pakan, pekerja, pembenih, pengolah, dan pemasar lokal. Pada 2026, peran pemerintah desa akan diperkuat sebagai pelaksana utama, dengan kewenangan melibatkan masyarakat umum, kelompok masyarakat, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta KDKMP dalam pelaksanaan kegiatan.
Hasil panen dari program ini akan didistribusikan melalui koperasi atau lembaga pengelola ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pasar tradisional, pelaku pengolahan, rumah makan, dan jaringan ritel. Dengan demikian, tidak hanya produksi ikan yang meningkat, tetapi juga tercipta lapangan kerja baru, peningkatan pendapatan masyarakat, penguatan ekonomi desa, serta penguatan usaha mikro dan lokal. Tujuan utamanya adalah menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan sambil memperkuat kemandirian ekonomi di tingkat bawah.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait
Guru PPPK Paruh Waktu Akan Diangkat Jadi PNS Tahun Depan
Pemerintah menargetkan pengangkatan guru PPPK paruh waktu menjadi pegawai negeri sipil pada 2025, meningkatkan stabilitas karier dan kualitas pendidikan di daerah terpencil.
14 September 2026
Kacamata AI Berfitur Interaktif Memicu Kekhawatiran Privasi
Perangkat kacamata berbasis kecerdasan buatan yang mampu merekam, menelpon, dan berinteraksi secara real-time memicu kekhawatiran publik soal privasi dan etika penggunaan teknologi.
13 September 2026

10 Ruas Tol Indonesia dengan Pemandangan Alam Memukau
Sejumlah ruas tol di berbagai wilayah Indonesia menawarkan pemandangan alam yang memukau, dari perbukitan hijau hingga laut lepas, sekaligus mendukung efisiensi perjalanan.
12 September 2026

Pertamina UMK Academy 2026 Mulai Tahap Regional dengan 1.500 Peserta Terpilih
Program pembinaan UMK dari Pertamina resmi dimulai tahap regional dengan melibatkan lebih dari 1.500 pelaku usaha mikro dan kecil dari seluruh Indonesia.
12 September 2026
Berita Lainnya

Aldio Oekon Lamar Yoriko Angeline di Versailles
Senin, 14 September 2026, 19.28 WITA

Agensi Rumah Tangga: Komedi Ringan yang Menyentuh Isu Kekerasan Kerja
Senin, 14 September 2026, 19.23 WITA

Maudy Ayunda Minta Maaf Usai Video Mindfulness Picu Kontroversi
Senin, 14 September 2026, 19.21 WITA

Hope, Film Na Hong-jin Pecahkan Rekor Biaya Produksi Korea
Senin, 14 September 2026, 19.21 WITA
PKK Konawe Selatan Perkuat Kolaborasi untuk Dukung Pembangunan Desa
Senin, 14 September 2026, 19.21 WITA
Wali Kota Ajak ASN Baubau Tingkatkan Pelayanan Publik
Senin, 14 September 2026, 19.21 WITA
Sidak Kehadiran Guru di Kepulauan Muna Barat
Senin, 14 September 2026, 19.21 WITA
Pilkades Wakatobi Rencanakan Pelaksanaan Awal 2027
Senin, 14 September 2026, 19.20 WITA


