Rabu, 23 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Putin dan Pezeshkian Bahas Stabilitas Ekonomi Global di Pertemuan SCO

Presiden Rusia dan Iran bertemu dalam forum SCO di Kirgistan, membahas ancaman krisis keuangan semacam 1997 yang kini menghantui pasar global.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 18.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Putin dan Pezeshkian Bahas Stabilitas Ekonomi Global di Pertemuan SCO📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian bertemu secara langsung pada Selasa, 1 September, dalam rangkaian KTT Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) yang berlangsung di Bishkek, Kirgistan. Pertemuan tersebut menjadi momen penting dalam upaya memperkuat koordinasi ekonomi antara dua negara yang terus memperluas kemitraan strategis di tengah ketegangan geopolitik global. Keduanya menekankan pentingnya stabilitas sistem keuangan internasional sebagai respons terhadap tekanan pasar yang kian memburuk.

Dalam diskusi, keduanya menyampaikan kekhawatiran serius terhadap potensi krisis keuangan kembali terulang seperti pada tahun 1997, yang sebelumnya meruntuhkan ekonomi Asia Tenggara dan menyebabkan gelombang resesi. Mereka menyoroti tanda-tanda klasik seperti penurunan nilai mata uang, aliran modal keluar massal, dan ketegangan di sektor perbankan sebagai indikator bahaya yang kini kembali muncul di beberapa negara berkembang.

Pezeshkian menegaskan bahwa kolaborasi antarnegara harus diperkuat untuk mencegah krisis sistemik, terutama dengan memperhatikan ketahanan sektor keuangan lokal dan memperkuat mekanisme pengawasan lintas batas. Putin menambahkan bahwa kebijakan moneter yang tidak seimbang dan ketidakstabilan nilai tukar global perlu diantisipasi melalui kerja sama strategis antar negara berkembang.

Kedua pemimpin menekankan bahwa forum SCO dapat menjadi wadah penting untuk membangun arsitektur ekonomi baru yang lebih inklusif dan tahan terhadap goncangan eksternal. Mereka menyatakan komitmen untuk mempercepat kerja sama di bidang energi, perdagangan, dan infrastruktur sebagai bentuk antisipasi terhadap krisis yang berpotensi meluas.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya