Sabtu, 19 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Radio Irlandia Hentikan Putar Lagu Ed Sheeran Akibat Dukungan Palestina

Stasiun radio Classic Hits Radio di Irlandia menghentikan sementara pemutaran lagu Ed Sheeran menyusul protes pendengar terkait pencoretan rapper Macklemore yang menyuarakan dukungan untuk Palestina.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 19 September 2026, 11.21 WITA·👁 2 orang membaca· 2 hari ini · 3x dibuka
Radio Irlandia Hentikan Putar Lagu Ed Sheeran Akibat Dukungan Palestina📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Stasiun radio lokal Irlandia, Classic Hits Radio, mengambil langkah menyusul gelombang protes dari pendengar dengan menghentikan sementara pemutaran lagu-lagu Ed Sheeran. Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap kontroversi yang muncul setelah rapper Macklemore dicoret dari tur Ed Sheeran akibat pernyataannya yang mendukung rakyat Gaza saat tampil di Stadion MetLife, New Jersey, pada awal September 2026. Keputusan tersebut memicu reaksi luas dari kalangan musisi dan publik internasional.

Direktur Program Grup Bay Broadcasting, Dave Kelly, menegaskan bahwa kebijakan ini bukan bentuk penilaian terhadap Ed Sheeran secara pribadi, melainkan bentuk komitmen terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan keberpihakan terhadap pendengar. Ia menekankan bahwa stasiun radio yang berbasis di Irlandia berusaha menjaga keberlangsungan hubungan dengan audiens melalui kebijakan yang reflektif terhadap isu-isu kemanusiaan global. "Kami percaya pada perdamaian, rasa hormat, dan keadilan — nilai-nilai yang harus diwujudkan dalam setiap keputusan publik," ujar Kelly.

Kontroversi semakin memanas ketika Macklemore mengungkap bahwa pihak pemilik Stadion Gillette, Robert Kraft, sempat mengancam membatalkan pertunjukan jika dirinya tetap tampil sebagai pembuka. Aksi tersebut memicu aksi solidaritas dari sejumlah musisi lain yang memilih mundur dari tur Ed Sheeran secara kolektif. Di tengah krisis tersebut, Ed Sheeran membantah terlibat langsung dalam keputusan pencoretan Macklemore, menegaskan bahwa keputusan tersebut berada sepenuhnya di tangan promotor dan manajemen venue.

Untuk melanjutkan tur, tim Ed Sheeran mengumumkan kompetisi bernama Open for Legends bekerja sama dengan Guitar Center. Namun, platform pendaftaran langsung dibanjiri unggahan dari netizen yang menyampaikan kritik tajam terhadap Sheeran, termasuk meme, pesan protes, dan dukungan terhadap Palestina. Situs resmi kompetisi menjadi sarana ekspresi politik dan perlawanan digital yang mengganggu proses seleksi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya