Jumat, 18 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Radio Irlandia Hentikan Putar Lagu Ed Sheeran Akibat Kontroversi Palestina

Stasiun radio Irlandia Classic Hits Radio menghentikan sementara pemutaran lagu Ed Sheeran sebagai respons terhadap kontroversi pengusiran musisi pro-Palestina Macklemore dari tur sang penyanyi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 18 September 2026, 15.21 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
Radio Irlandia Hentikan Putar Lagu Ed Sheeran Akibat Kontroversi Palestina📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Stasiun radio kawasan Irlandia, Classic Hits Radio, mengumumkan penghentian sementara pemutaran lagu-lagu Ed Sheeran sebagai respons terhadap gelombang protes dari pendengar. Keputusan ini diambil menyusul kejadian di mana rapper Macklemore, yang menjadi pembuka tur Ed Sheeran di Amerika Serikat, didepak dari rangkaian konser karena dua kali menyuarakan dukungan terhadap Palestina saat tampil di Stadion MetLife, New Jersey, pada awal September 2026. Keputusan promotor untuk mengeluarkan Macklemore memicu reaksi luas dari publik dan komunitas seni global.

Direktur Program Grup Bay Broadcasting, Dave Kelly, menegaskan bahwa kebijakan boikot bukan bentuk penilaian pribadi terhadap Ed Sheeran, melainkan bentuk kepedulian terhadap aspirasi pendengar dan prinsip kemanusiaan yang dijunjung tinggi oleh stasiun radio tersebut. Ia menekankan bahwa keputusan ini muncul dari komitmen terhadap nilai-nilai perdamaian dan rasa hormat, serta dukungan terhadap seniman lokal yang mengambil sikap berdasarkan keyakinan pribadi. "Kami tidak menghakimi, tetapi mendengarkan," tegas Kelly dalam pernyataan yang dikutip oleh media Irlandia.

Peningkatan ketegangan terjadi setelah terungkap bahwa pemilik Stadion Gillette di Massachusetts, Robert Kraft, sempat mengancam membatalkan konser jika Macklemore tetap tampil. Ancaman itu memicu aksi solidaritas massal dari seluruh musisi pembuka lainnya, yang secara bersama-sama mengundurkan diri dari tur tersebut. Situasi krisis pun mendorong tim Ed Sheeran mencari pengganti melalui kompetisi bertajuk Open for Legends, kolaborasi dengan Guitar Center yang diluncurkan pada 14 September 2026.

Namun, kampanye pencarian musisi baru justru dihadapkan pada serangan digital masif. Situs pendaftaran kompetisi diserbu ribuan unggahan meme, lelucon, dan pesan protes yang menyerukan dukungan untuk Palestina serta mengecam sikap Ed Sheeran. Banyak pengguna media sosial menyampaikan bahwa kehadiran Ed Sheeran di panggung konser dianggap tidak selaras dengan posisi kemanusiaan yang dijunjung tinggi oleh banyak seniman dunia. Ed Sheeran sendiri telah menyatakan secara tertulis bahwa keputusan memecat Macklemore berada di tangan promotor dan pemilik venue, bukan dirinya, serta menyatakan keprihatinan atas situasi di Palestina.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya