Jumat, 18 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Andika dan Dodhy Berpelukan Haru Setelah Krisis Internal Kangen Band

Dua tokoh kunci Kangen Band, Andika dan Dodhy, menunjukkan kedekatan emosional pasca konflik internal yang memicu kabar bubar, dengan tanda kebersamaan dan komitmen melanjutkan perjalanan musik.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 18 September 2026, 11.22 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Andika dan Dodhy Berpelukan Haru Setelah Krisis Internal Kangen Band📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kangen Band kembali menunjukkan keutuhan setelah sempat digoyang isu pembubaran yang menyebabkan ketegangan antarpersonel. Dalam rekaman video yang diunggah di akun Instagram resmi grup, momen penuh haru terjadi saat vokalis Andika Mahesa dan gitaris Dodhy Hardianto saling berpelukan erat, disertai tangis yang tak terbendung. Unggahan tersebut menjadi bukti bahwa perpecahan yang sempat merebak tak berlangsung permanen.

Kedua personel kunci itu tampak saling memeluk dengan erat, menunjukkan perpisahan sementara yang terjadi bukan akhir dari hubungan profesional maupun persahabatan. Andika, yang dikenal dengan sapaan Babang Tamvan, mengingatkan Dodhy agar tak mudah terpengaruh oleh pihak-pihak yang berusaha memecah belah. Ia menekankan pentingnya menjaga solidaritas, terutama di usia yang kian matang. “Ingat kita sudah tua, bukan bocah. Jangan mau digoreng-goreng,” ujarnya dengan suara bergetar, sambil terus memeluk Dodhy.

Momen tersebut disusul oleh kehadiran personel lainnya—Tama, Bebe, dan Izzy—yang ikut berpelukan bersama, membentuk keluarga musik yang kembali utuh. Video yang diakhiri dengan lirik lagu berjudul “Kita jangan bubaran lagi” menjadi simbol penolakan terhadap keputusan bubar dan pernyataan komitmen untuk tetap bersama. Perjalanan musik Kangen Band pun dinyatakan akan terus berlanjut tanpa henti.

Sebelum momen haru ini viral, Dodhy telah lebih dulu mengunggah permohonan maaf di akun pribadi, membantah tegas kabar pembubaran yang sempat beredar. Ia menjelaskan bahwa keputusan bubar adalah hasil dari kesalahpahaman yang kemudian diperbaiki melalui diskusi panjang dan emosional. “Kami kembali duduk bersama, bicara dari hati ke hati, dan sadar bahwa Kangen Band bukan hanya kami di atas panggung, tapi juga kalian yang tumbuh bersama lagu-lagu kami,” tulisnya.

Keputusan untuk melanjutkan perjalanan bersama merupakan bentuk penghargaan terhadap loyalitas para penggemar yang telah setia mendukung selama bertahun-tahun. Dengan menutup konflik melalui kebersamaan dan dialog, Kangen Band menegaskan bahwa kekuatan utama mereka bukan hanya di musik, tetapi juga dalam ikatan emosional yang terus dijaga.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Musikus Global Serukan Kemerdekaan Palestina
Musik

Musikus Global Serukan Kemerdekaan Palestina

Banyak musisi internasional menunjukkan dukungan nyata terhadap Palestina melalui karya, aksi panggung, dan keputusan profesional, menolak keterlibatan dengan sistem yang dianggap mendukung kolonialisme.

17 September 2026

Berita Lainnya