Jumat, 18 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Xiaomi Pastikan Mobil Listrik Hadir di Indonesia

Xiaomi menegaskan komitmennya membawa mobil listrik ke pasar Indonesia, meski waktu kedatangan belum ditentukan, dengan fokus pada pentingnya pasar nusantara dalam strategi global perusahaan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 18 September 2026, 11.43 WITA·👁 2 orang membaca· 2 hari ini · 3x dibuka
Xiaomi Pastikan Mobil Listrik Hadir di Indonesia📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Xiaomi secara tegas menyatakan bahwa produk mobil listrik buatannya akan masuk ke Indonesia, meski secara waktu belum dipublikasikan secara resmi. Pernyataan ini disampaikan oleh Michael Feng, Country Director Xiaomi Indonesia, dalam konferensi pers pasca peluncuran seri Redmi Note 17 di Jakarta, Rabu (16/9). Ia menegaskan bahwa kehadiran kendaraan listrik Xiaomi di tanah air bukan sekadar wacana, melainkan bagian dari rencana ekspansi jangka panjang perusahaan.

Michael yang baru menjabat pada September 2026 menekankan bahwa Indonesia menempati posisi strategis dalam visi global Xiaomi. Meski saat ini belum bisa memastikan kapan mobil listrik pertama kali tiba di pasar lokal, ia menyampaikan keyakinan bahwa kehadiran produk tersebut akan segera terwujud. “Kami 100 persen akan membawa mobil listrik ke Indonesia. Indonesia sangat penting bagi kami di pasar global, jadi jangan khawatir,” ujarnya.

Sebelum menargetkan pasar Indonesia, Xiaomi lebih dulu memfokuskan ekspansi ke Eropa. Perusahaan telah menandatangani kerja sama dengan dealer kendaraan di Jerman dan berencana meluncurkan produknya di kawasan tersebut pada kuartal ketiga 2027. Langkah ini menjadi bagian dari strategi global untuk memperluas jaringan distribusi setelah sukses di pasar domestik Tiongkok.

Di China, Xiaomi telah mencatat penjualan gabungan lebih dari 800 ribu unit mobil listrik sebelum meluncurkan model terbarunya, Skynomad. Produk ini menjadi varian ketiga yang diperkenalkan setelah sedan listrik SU7 dan SUV YU7. Skynomad berbeda karena merupakan kendaraan listrik dengan jangkauan perpanjangan (EREV), yang dilengkapi mesin bensin sebagai sumber cadangan daya, menawarkan fleksibilitas bagi konsumen yang membutuhkan jangkauan lebih jauh tanpa ketergantungan penuh pada pengisian listrik.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya