Edwin Soeryadjaya Perkuat Kepemilikan Saham SRTG
Komisaris utama SRTG, Edwin Soeryadjaya, beli 1,3 juta saham dengan harga rata-rata Rp1.785, naikkan kepemilikan jadi 35,935% dalam dua hari.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 18 September 2026, 11.31 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Komisaris utama PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG), Edwin Soeryadjaya, kembali memperkuat posisinya sebagai pemegang saham terbesar dengan membeli 1,3 juta saham SRTG secara bertahap pada 14–15 September 2026. Transaksi ini dilakukan dengan harga rata-rata Rp1.785 per saham, membukukan nilai total sebesar Rp2,3 miliar, dan menaikkan kepemilikannya menjadi 35,935%.
Pembelian tersebut merupakan bagian dari strategi investasi jangka panjang yang dilakukan oleh Edwin, yang sebelumnya juga melakukan pembelian saham SRTG pada 10–11 September 2026 dengan jumlah 1,02 juta saham, dengan harga rata-rata Rp1.815 per saham. Total nilai transaksi pada periode itu mencapai Rp1,8 miliar. Kedua transaksi ini merupakan kelanjutan dari langkah akumulasi saham yang telah dimulai sejak awal tahun.
Sejak awal Februari 2026, Edwin telah memulai akumulasi saham SRTG dengan pembelian pertama sebanyak 488.700 saham pada harga Rp1.629 per saham. Dua hari kemudian, ia menambah posisi dengan membeli 1,045 juta saham dengan harga lebih rendah, yaitu Rp1.608 per saham. Keseluruhan pembelian dilakukan secara langsung melalui pasar dan dilaporkan sebagai bagian dari kebijakan investasi pribadi.
Semua saham yang dibeli merupakan saham biasa dan tidak melibatkan transaksi terkait pengendalian perusahaan. Kegiatan ini menunjukkan komitmen kuat Edwin Soeryadjaya terhadap prospek SRTG, terutama dalam konteks stabilitas dan pertumbuhan perusahaan di tengah dinamika pasar modal yang terus berubah.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Defisit APBN Agustus 2026 Tetap Terkendali di 0,9% PDB
Defisit anggaran hingga Agustus 2026 mencapai Rp240,1 triliun atau 0,9% dari PDB, tetap dalam batas aman meski pendapatan di bawah target.
18 September 2026

MUI Dorong Reformasi Penerimaan Negara Berbasis SDA dan SDM
MUI meminta Menteri Keuangan baru memperluas sumber penerimaan negara dengan memaksimalkan potensi sumber daya alam dan manusia, sekaligus mendorong integrasi zakat sebagai insentif fiskal.
18 September 2026

Aliran Modal Asing ke RI Tembus Rp141,6 Triliun di Tiga Kuartal Pertama 2026
Aliran modal asing ke pasar keuangan Indonesia mencapai Rp141,6 triliun hingga kuartal III 2026, dominan melalui Surat Berharga Negara dan instrumen SRBI, meski pasar saham masih catat outflow.
18 September 2026

Pajak Nasional Tembus Rp1,41 Triliun, Capai 59,8% dari Target Tahunan
Penerimaan pajak hingga Agustus 2026 mencapai Rp1,41 triliun, tumbuh 24,1% dibanding tahun lalu, sejalan dengan pertumbuhan ekonomi dan efektivitas reformasi perpajakan.
18 September 2026
Berita Lainnya

All New Pajero Hadirkan Legasi Baru dengan Teknologi Terkini
Jumat, 18 September 2026, 11.44 WITA

Xiaomi Pastikan Mobil Listrik Hadir di Indonesia
Jumat, 18 September 2026, 11.43 WITA

Robot Humanoid dan Anjing Digital Resmi Hadir di Indonesia
Jumat, 18 September 2026, 11.42 WITA

HP Meledak di Tas Penumpang KRL, Polisi Ungkap Penyebab Asap
Jumat, 18 September 2026, 11.35 WITA

Bahlil Siapkan Badan Usaha Khusus Migas Langsung di Bawah Presiden
Jumat, 18 September 2026, 11.35 WITA

Prabowo Tegaskan Tak Ada Birokrat yang Tak Bisa Disentuh
Jumat, 18 September 2026, 11.35 WITA

Prabowo Perintahkan Siapkan E50 Usai Sukses B50
Jumat, 18 September 2026, 11.34 WITA

Pendapatan Negara Tembus Rp2,055 Triliun dalam Delapan Bulan
Jumat, 18 September 2026, 11.33 WITA


