Pendapatan Negara Tembus Rp2,055 Triliun dalam Delapan Bulan
Penerimaan negara hingga akhir Agustus 2026 mencapai Rp2,055 triliun, tumbuh 25,4% secara tahunan, didorong kenaikan pajak dan PNBP yang signifikan.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 18 September 2026, 11.33 WITA·👁 2 orang membaca· 2 hari ini · 3x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pendapatan negara pada periode Januari hingga Agustus 2026 telah mencapai angka Rp2.055,6 triliun, menunjukkan pertumbuhan sebesar 25,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Angka ini mencerminkan kinerja fiskal yang kuat dan berkelanjutan, sejalan dengan upaya optimalisasi penerimaan negara di tengah dinamika ekonomi domestik dan global.
Penerimaan perpajakan menjadi kontributor utama, menyumbang Rp1.619,3 triliun atau tumbuh 21,7% dari tahun sebelumnya. Dari total tersebut, pajak langsung dan tidak langsung masing-masing mencatat pertumbuhan 24,1%, menunjukkan peningkatan kepatuhan wajib pajak dan efisiensi sistem administrasi perpajakan.
Di sisi lain, penerimaan dari kepabeanan dan cukai tercatat sebesar Rp210,2 triliun, tumbuh 7,8%, yang dianggap sebagai indikator positif atas pengelolaan kebijakan perdagangan dan pengendalian barang kena cukai. Sementara itu, pendapatan negara bukan pajak (PNBP) mencatat lonjakan signifikan dengan nilai Rp435,1 triliun, meningkat 41,7% dibandingkan periode sama tahun lalu.
Pemerintah menegaskan bahwa manajemen restitusi tetap dilakukan sesuai aturan yang berlaku, dengan harapan seluruh pelaku ekonomi memanfaatkan hak tersebut secara transparan dan sesuai prosedur. Pemerintah menegaskan bahwa hak wajib pajak tetap akan dipenuhi selama memenuhi ketentuan yang berlaku.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Defisit APBN Agustus 2026 Tetap Terkendali di 0,9% PDB
Defisit anggaran hingga Agustus 2026 mencapai Rp240,1 triliun atau 0,9% dari PDB, tetap dalam batas aman meski pendapatan di bawah target.
18 September 2026

MUI Dorong Reformasi Penerimaan Negara Berbasis SDA dan SDM
MUI meminta Menteri Keuangan baru memperluas sumber penerimaan negara dengan memaksimalkan potensi sumber daya alam dan manusia, sekaligus mendorong integrasi zakat sebagai insentif fiskal.
18 September 2026

Aliran Modal Asing ke RI Tembus Rp141,6 Triliun di Tiga Kuartal Pertama 2026
Aliran modal asing ke pasar keuangan Indonesia mencapai Rp141,6 triliun hingga kuartal III 2026, dominan melalui Surat Berharga Negara dan instrumen SRBI, meski pasar saham masih catat outflow.
18 September 2026

Pajak Nasional Tembus Rp1,41 Triliun, Capai 59,8% dari Target Tahunan
Penerimaan pajak hingga Agustus 2026 mencapai Rp1,41 triliun, tumbuh 24,1% dibanding tahun lalu, sejalan dengan pertumbuhan ekonomi dan efektivitas reformasi perpajakan.
18 September 2026
Berita Lainnya

All New Pajero Hadirkan Legasi Baru dengan Teknologi Terkini
Jumat, 18 September 2026, 11.44 WITA

Xiaomi Pastikan Mobil Listrik Hadir di Indonesia
Jumat, 18 September 2026, 11.43 WITA

Robot Humanoid dan Anjing Digital Resmi Hadir di Indonesia
Jumat, 18 September 2026, 11.42 WITA

HP Meledak di Tas Penumpang KRL, Polisi Ungkap Penyebab Asap
Jumat, 18 September 2026, 11.35 WITA

Bahlil Siapkan Badan Usaha Khusus Migas Langsung di Bawah Presiden
Jumat, 18 September 2026, 11.35 WITA

Prabowo Tegaskan Tak Ada Birokrat yang Tak Bisa Disentuh
Jumat, 18 September 2026, 11.35 WITA

Prabowo Perintahkan Siapkan E50 Usai Sukses B50
Jumat, 18 September 2026, 11.34 WITA

Asing Fokus Beli Saham Bank, Mandiri Pimpin Aliran Dana
Jumat, 18 September 2026, 11.33 WITA


