Jumat, 18 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Robot Humanoid dan Anjing Digital Resmi Hadir di Indonesia

AiMOGA Robotics meluncurkan robot humanoid Mornine dan robot anjing Argos secara resmi di Jakarta dengan harga mulai Rp50 juta dan Rp800 juta.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 18 September 2026, 11.42 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 2x dibuka
Robot Humanoid dan Anjing Digital Resmi Hadir di Indonesia📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - AiMOGA Robotics secara resmi memperkenalkan produk robot humanoid Mornine dan robot anjing Argos di pasar Indonesia melalui pembukaan experience store pertama di Jakarta. Peluncuran ini menandai kehadiran teknologi asisten robotik berbasis kecerdasan buatan di tanah air, dengan fokus pada pemanfaatan dalam layanan publik, kesehatan, pendidikan, dan kehidupan sehari-hari. Produk tersebut dirancang untuk mendukung aktivitas manusia tanpa menggantikan peran manusia secara langsung.

Mornine, robot humanoid berukuran 167 sentimeter dan berat 70 kilogram, dibanderol mulai Rp800 juta hingga Rp1 miliar di Indonesia. Dilengkapi dengan sistem AI multimodal berbasis LLM, kamera, sensor, mikrofon, dan teknologi 3D LiDAR, robot ini mampu bergerak mandiri, memahami lingkungan, serta berinteraksi secara natural dengan pengguna. Kemampuannya mencakup penyambutan tamu, penyampaian informasi, hingga dukungan dalam operasional sektor layanan.

Di sisi lain, robot anjing Argos dipasarkan dengan harga sekitar Rp50 juta, menyasar kebutuhan pendampingan dan bantuan harian. Dengan kemampuan mendukung perintah suara dan sentuhan, Argos dilengkapi kamera, mikrofon, radar, speaker, dan lampu penerangan. Ia dapat digunakan untuk mengawasi anak, menemani berjalan-jalan, membawa barang ringan, serta memberikan rasa aman dalam lingkungan rumah maupun publik.

Perusahaan menegaskan bahwa kedua produk telah memenuhi standar keamanan internasional, termasuk sertifikasi CE-MD, EN 18031, CE-RED dari Uni Eropa, serta FCC dari Amerika Serikat. Hingga kini, AiMOGA telah mengirimkan lebih dari 2.000 unit ke lebih dari 60 negara, dengan implementasi nyata dalam berbagai sektor seperti otomotif, kesehatan, dan layanan publik. Tujuan utama adalah memperkuat efisiensi kerja manusia melalui asisten digital yang andal dan aman.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya