Kamis, 17 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Penempatan Manajer Kopdes Merah Putih Ditargetkan 25 September

Menteri Koperasi menetapkan 25 September sebagai batas akhir penempatan manajer Kopdes Merah Putih, setelah proses verifikasi dan evaluasi selesai.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 17 September 2026, 22.31 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Penempatan Manajer Kopdes Merah Putih Ditargetkan 25 September📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kementerian Koperasi menargetkan penempatan manajer pada Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) paling lambat 25 September mendatang. Penetapan tenggat waktu ini disampaikan langsung oleh Menteri Koperasi Ferry Juliantono dalam rapat koordinasi dengan Badan Pengatur BUMN dan PT Agrinas Pangan Nusantara. Proses penempatan akan dilakukan setelah seluruh tahapan verifikasi dan validasi selesai, termasuk evaluasi bersama BPKP, dilanjutkan dengan berita acara serah terima.

Ferry menegaskan bahwa kelancaran operasional Kopdes Merah Putih sangat bergantung pada kecepatan penempatan manajer. Ia menyoroti pentingnya keputusan cepat terkait struktur gaji, tunjangan, dan mekanisme penugasan agar program dapat berjalan optimal sesuai rencana. Menurutnya, keterlambatan dalam tahapan ini dapat menghambat implementasi strategis yang telah direncanakan secara nasional.

Dony Oskaria, Kepala BP BUMN, menekankan agar proses penempatan tidak berlarut-larut dan tetap mengikuti mekanisme Instruksi Presiden. Ia menyambut baik langkah PT Agrinas yang telah memetakan koperasi-koperasi yang siap beroperasi di lapangan. Dony menekankan bahwa penyerahan penempatan manajer kepada Agrinas harus segera dilakukan, mengingat kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia telah terpenuhi.

Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, mempertanyakan lambatnya eksekusi program meski ribuan manajer telah menyelesaikan pelatihan. Ia mengkritik birokrasi yang terlalu bergantung pada anggaran sebelum tindakan, padahal penempatan manajer merupakan tugas teknis yang dapat dijalankan dengan inisiatif. Joao menawarkan kesiapan pihaknya untuk menerima hingga 15 ribu manajer dan langsung menerjunkan mereka ke lapangan tanpa proses rumit.

Ia menyayangkan sikap instansi terkait yang kerap menyerahkan persoalan teknis ke tingkat presiden, padahal penempatan manajer bukan persoalan strategis tingkat tinggi. Menurut Joao, hal ini menunjukkan kurangnya kreativitas dan inisiatif dalam menangani program yang telah siap dilaksanakan. Ia menekankan bahwa program besar seperti Kopdes Merah Putih harus segera berjalan tanpa hambatan yang tidak perlu.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya