Kamis, 17 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pasangan Jutawan Baru dari IPO SpaceX Pilih Liburan Dunia

Setelah nilai saham SpaceX melonjak lewat IPO, pasangan mantan karyawan memilih resign dan berkeliling dunia selama setahun dengan anggaran Rp441,88 juta per bulan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 17 September 2026, 19.34 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Pasangan Jutawan Baru dari IPO SpaceX Pilih Liburan Dunia📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Setelah SpaceX melantai di bursa saham pada Juni 2026, dua mantan karyawan—Brian Aggrey dan Phoebe Novack—menjadi jutawan baru berkat kepemilikan saham yang terakumulasi selama bertahun-tahun. Keduanya, yang sama-sama berusia 35 tahun, memutuskan mengundurkan diri dari pekerjaan masing-masing, setelah nilai kekayaan mereka melonjak signifikan akibat IPO terbesar dalam sejarah. Aggrey, mantan insinyur perangkat lunak senior, mengundurkan diri pada Juli 2026, sementara Novack, yang sebelumnya menjabat manajer kategori senior di Impossible Foods, meninggalkan posisinya lebih awal.

Dengan anggaran bulanan sebesar US$25.000—setara Rp441,88 juta berdasarkan kurs Rp17.675/US$—mereka menjalani perjalanan keliling Eropa selama 12 bulan. Selama masa itu, Novack mengikuti pelatihan akting intensif di Fontainebleau, Prancis, sementara Aggrey menjelajahi kota-kota Eropa dengan bersepeda, berkunjung ke museum di Paris, hingga melakukan pemotretan gerhana matahari total di Valencia, Spanyol. Mereka juga mencoba paralayang di Chamonix dan menyaksikan balapan Formula 1 di Italia.

Kepemilikan saham SpaceX yang mereka miliki berasal dari alokasi awal saat bergabung sebagai magang pada usia 21 tahun, disertai bonus kinerja tahunan. Aggrey mengingat masa-masa sulit, seperti saat tak mampu membayar pajak opsi saham sekaligus sewa tempat tinggal pada 2015, hingga teman sekamarnya membantu dengan dana US$200. Ia menyebut keputusan membeli saham secara bertahap sebagai bentuk risiko yang akhirnya berbuah manis. IPO SpaceX yang tercatat sebagai yang terbesar di dunia memberikan valuasi perusahaan mencapai US$2,1 triliun pada hari pertama perdagangan.

Mereka hanya menjual sebagian saham untuk memastikan keamanan finansial, sementara sisanya dipertahankan sebagai investasi jangka panjang. Aggrey menyatakan bahwa kini saham SpaceX diperlakukan sebagai aset nyata, bukan sekadar potensi. Rencana mereka berakhir pada 31 Juli 2027, setelah itu mereka membuka peluang untuk kembali bekerja, memulai proyek baru, atau terlibat dalam isu sosial seperti perbaikan transportasi publik di Amerika Serikat.

Aggrey juga merencanakan kolaborasi dengan seniman Brian Thoreen di Mexico City untuk mengangkat isu krisis air kota tersebut, sementara Novack berencana mengikuti kelas desain lanskap, seni visual, dan produksi film. Keduanya menegaskan bahwa perjalanan ini bukan sekadar liburan, melainkan refleksi pribadi dan eksplorasi diri setelah masa kerja yang panjang dan intens.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya