Jumat, 18 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Konser Ed Sheeran di Philadelphia Dijaga Ketat Usai Pemecatan Macklemore

Polisi Philadelphia siagakan pasukan besar untuk amankan konser Ed Sheeran yang menjadi penampilan pertama tanpa rapper Macklemore, pasca kontroversi dukungan ke Palestina.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 18 September 2026, 22.21 WITA·👁 2 orang membaca· 2 hari ini · 3x dibuka
Konser Ed Sheeran di Philadelphia Dijaga Ketat Usai Pemecatan Macklemore📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Konser Ed Sheeran di Lincoln Financial Field, Sabtu (19/9), dipastikan mendapat pengawalan ekstra ketat oleh aparat keamanan kota Philadelphia. Kepolisian setempat menyiagakan personel dalam jumlah besar untuk memastikan keamanan selama acara berlangsung, menyusul kabar adanya rencana aksi demonstrasi dari kelompok pro-Palestina. Langkah antisipatif ini dipicu oleh ketegangan pasca pencoretan Macklemore dari rangkaian tur Loop Tour, yang dilakukan karena dukungannya terhadap Palestina.

Pihak kepolisian, melalui juru bicaranya Jasmine Reilly, menegaskan bahwa meski belum ada ancaman langsung terhadap Ed Sheeran, penjagaan diperketat sebagai respons terhadap potensi kerusuhan. Pengamanan melibatkan pemeriksaan logam hingga pat-down terhadap penonton, baik di area dalam maupun luar stadion. Koordinasi intensif juga dilakukan dengan tim manajemen musisi untuk memastikan setiap aspek keamanan berjalan optimal.

Aksi unjuk rasa yang dijadwalkan berlangsung di dekat NRG Station, dekat lokasi konser, diselenggarakan oleh aliansi seperti Philly Palestine Coalition dan Shut Down D&Z. Mereka mengecam keputusan promotor Messina Touring Group yang mengeluarkan Macklemore, menilai langkah itu sebagai bentuk penindasan terhadap kebebasan berekspresi. Aksi ini juga menjadi bentuk solidaritas atas isu kemanusiaan yang terus dibela oleh Macklemore.

Beberapa musisi pembuka lain, termasuk Finneas, Lukas Graham, Aaron Rowe, dan band Beoga, memilih mundur dari tur setelah keputusan pemecatan Macklemore. Tekanan besar juga datang dari pemilik Stadion Gillette, Robert Kraft, yang secara terbuka mengancam membatalkan konser jika Macklemore tetap tampil. Kraft menyebut retorika yang disampaikan rapper itu melukai komunitas Yahudi, sehingga menjadi alasan utama penggantian.

Ed Sheeran sendiri menegaskan tidak terlibat langsung dalam keputusan tersebut dan berkomitmen menjaga panggung konser sebagai ruang netral bagi semua suara. Ia menyampaikan bahwa musik seharusnya tidak terpecah oleh isu politik, meski mengakui konteks sosial yang muncul sangat sensitif. Sementara itu, Macklemore menyatakan tetap teguh pada prinsipnya, menilai pesan kemanusiaan untuk Palestina jauh lebih penting daripada sekadar tampil di panggung besar.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Tonton Videonya

Berita Terkait

Berita Lainnya