Sabtu, 19 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

BYD Tarik 183 Ribu Unit Mobil Akibat Kekelainan Rem

BYD menarik kembali 183.211 unit mobil dari pasar domestik China karena cacat pada bantalan penghenti pedal rem yang berpotensi mengganggu fungsi lampu rem.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 19 September 2026, 11.38 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 2x dibuka
BYD Tarik 183 Ribu Unit Mobil Akibat Kekelainan Rem📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Perusahaan mobil listrik asal Tiongkok, BYD, mengumumkan penarikan massal terhadap lebih dari 183 ribu unit kendaraan akibat temuan cacat produksi pada komponen pedal rem. Keputusan ini diambil setelah otoritas pengawas pasar Tiongkok, State Administration for Market Regulation (SAMR), mengidentifikasi risiko keselamatan yang muncul dari retak atau lepasnya bantalan penghenti pedal rem pada sejumlah unit yang diproduksi antara tahun 2014 hingga 2022.

Kerusakan tersebut terjadi pada satu batch tertentu dari komponen brake pedal stopper pad yang dapat melemah seiring pemakaian jangka panjang. Dalam kondisi ekstrem, kerusakan ini menyebabkan lampu rem tetap aktif meski pedal rem tidak ditekan, yang berpotensi menimbulkan kebingungan pada pengendara lain dan meningkatkan risiko tabrakan.

BYD telah menyiapkan langkah perbaikan gratis melalui jaringan dealer resmi di seluruh wilayah China. Semua kendaraan yang terdampak akan diperiksa dan komponen bermasalah akan diganti tanpa biaya tambahan bagi pemilik. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen perusahaan terhadap standar keselamatan dan kualitas produk.

Selain BYD, produsen mobil listrik lainnya, Nio, juga melakukan recall terhadap 686 unit mobil berjenis Firefly karena cacat pada sistem kemudi. Gangguan pada kabel atau wiring harness dapat menyebabkan hilangnya bantuan power steering dalam kondisi tertentu. Nio akan melakukan pemeriksaan dan penggantian komponen secara gratis untuk semua kendaraan yang terdampak.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya