Rieke Minta Inventarisasi Lengkap Sebelum Bongkar Hunian Mewah Lapas
Anggota DPR meminta seluruh barang di hunian mewah Lapas Cibinong dicatat secara detail sebelum pembongkaran untuk menjaga keutuhan bukti penyidikan.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 30 September 2026, 23.03 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Komisi XIII DPR RI menekankan pentingnya dokumentasi menyeluruh terhadap isi properti mewah di dalam lapas kelas IIA Cibinong, Bogor, sebelum proses pembongkaran dilakukan. Anggota komisi, Rieke Diah Pitaloka, menegaskan bahwa semua aset, mulai dari perabot hingga peralatan elektronik, harus tercatat secara rinci untuk keperluan penyidikan yang sedang berlangsung.
Ia menyoroti bahwa temuan fasilitas mewah di dalam lapas masih dalam tahap penyelidikan, sehingga tidak boleh ada tindakan yang mengancam keaslian bukti fisik. Rieke menekankan bahwa pencatatan tidak hanya berlaku untuk barang bernilai tinggi, tetapi juga untuk objek kecil yang mungkin memiliki relevansi hukum.
Sebelum pembongkaran dilakukan, Rieke menyerukan agar semua barang dihentikan dulu dan dilakukan pemotretan, pencatatan, serta penyegelan. Ia menegaskan bahwa pembongkaran tanpa prosedur dokumentasi dapat dianggap sebagai upaya menghilangkan barang bukti, yang berpotensi mengganggu proses hukum.
Dalam kunjungan kerja ke lapas tersebut, Rieke menyatakan telah menerima jaminan dari pihak terkait bahwa seluruh aset telah terinventarisir sebagai bagian dari proses investigasi. Namun, ia tetap mengingatkan pentingnya transparansi dan kehati-hatian agar tidak terjadi kerusakan atau kehilangan bukti dalam proses penanganan kasus.
Pihaknya juga menekankan bahwa keberadaan fasilitas mewah seperti sofa, TV layar lebar, dan kulkas harus dipertahankan sebagai bagian dari bukti fisik. Proses ini, menurut Rieke, harus dilakukan secara profesional dan terbuka agar dapat dipertanggungjawabkan secara hukum dan publik.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Temuan Misterius di Danau Ness Gegerkan Pencari Monster
Seorang wisatawan menemukan tiga bentuk aneh di Danau Loch Ness melalui Google Earth, yang diklaim bukan perahu dan menyerupai makhluk berpunggung melengkung.
30 September 2026

Penyesuaian Manfaat JKP Disesuaikan Berdasarkan Kategori Upah
Pemerintah menetapkan skema manfaat Jaminan Kehilangan Pekerjaan yang dibedakan menurut kategori upah, demi keadilan dan keberlanjutan program.
30 September 2026

Cek Estimasi Keberangkatan Haji Secara Online
Calon jemaah bisa mengecek perkiraan tahun keberangkatan haji lewat platform resmi dengan memasukkan nomor porsi 10 digit.
30 September 2026

Nanang Hendarno Jabat Direktur Utama Telkom
Telkom resmi menunjuk Nanang Hendarno sebagai Direktur Utama menggantikan Dian Siswarini, disertai sejumlah perubahan struktural di jajaran direksi.
30 September 2026
Berita Lainnya

Sarwendah Gugat Ruben Onsu atas Dugaan Wanprestasi di PN Jaksel
Rabu, 30 September 2026, 23.25 WITA

Tazza: Beelzebub’s Song Tampilkan Dendam dalam Dunia Poker Global
Rabu, 30 September 2026, 23.25 WITA

Desak Made Bawa Indonesia Naik Peringkat di Klasemen Asian Games 2026
Rabu, 30 September 2026, 23.11 WITA

Desak Made Pertahankan Emas Panjat Tebing Asian Games
Rabu, 30 September 2026, 23.11 WITA

Latihan Terakhir Timnas Indonesia Jelang Laga Penentu Kualifikasi
Rabu, 30 September 2026, 23.10 WITA

Malaysia Mulai Deportasi Pencari Suaka Myanmar, Tantangan HAM dan Politik
Rabu, 30 September 2026, 23.09 WITA

PBB Ungkap 214 Perusahaan Terlibat Bisnis di Permukiman Ilegal Israel
Rabu, 30 September 2026, 23.09 WITA

Israel Perkirakan Insiden Pesawat Flydubai Terkait Terorisme
Rabu, 30 September 2026, 23.08 WITA

