Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Rosan Koordinasikan Penanganan Kelangkaan BBM Nasional

Menteri Investasi Rosan Roeslani memimpin rapat koordinasi tingkat tinggi untuk atasi kelangkaan BBM di berbagai daerah, dengan fokus pada distribusi, pasokan, dan pengawasan lapangan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 17 Oktober 2026, 17.33 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 124x dibuka
Rosan Koordinasikan Penanganan Kelangkaan BBM Nasional📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kementerian Investasi, melalui Menteri Investasi sekaligus Kepala BPI Danantara, Rosan Roeslani, telah menginisiasi rapat koordinasi strategis untuk merespons kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang melanda sejumlah wilayah di Tanah Air. Peristiwa ini dinilai berdampak signifikan terhadap mobilitas masyarakat dan kelancaran aktivitas ekonomi di berbagai daerah, sehingga memerlukan intervensi cepat dari pemerintah pusat.

Pertemuan yang digelar secara intensif melibatkan sejumlah pejabat eselon satu, termasuk Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto, Kepala BIN Muhammad Herindra, Wakil Menteri Sekretaris Negara Bambang Eko Suhariyanto, serta Kepala BUMN Dony Oskaria. Rapat bertujuan menyelaraskan langkah antarlembaga guna mengantisipasi potensi gangguan distribusi dan menjamin ketersediaan BBM secara merata.

Dalam kesempatan tersebut, Rosan menekankan pentingnya percepatan distribusi BBM melalui mekanisme yang transparan dan terkoordinasi. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mengabaikan persoalan ini, terlebih karena dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat dan pelaku usaha. Penanganan harus bersifat cepat, tepat, dan terukur, dengan pendekatan berbasis data dan koordinasi lintas sektor.

Tujuan utama rapat adalah memastikan pasokan BBM tetap stabil di seluruh wilayah, khususnya daerah terpencil dan rawan. Dengan penguatan pengawasan di lapangan serta sinergi antarlembaga, pemerintah bertekad menjaga kelancaran distribusi agar aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat kembali normal tanpa hambatan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya