Jumat, 2 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Saham WIFI Anjlok 9% Usai Pengunduran Diri Komisaris Utama dan Direktur

Saham WIFI merosot 9% ke Rp1.465 dalam satu jam perdagangan setelah perusahaan mengumumkan pengunduran diri dua pejabat penting, termasuk Hashim S. Djojohadikusumo dan Henny Santoso, yang berdampak langsung pada sentimen pasar.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 2 Oktober 2026, 12.02 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Saham WIFI Anjlok 9% Usai Pengunduran Diri Komisaris Utama dan Direktur📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pasar saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) mengalami tekanan signifikan pada perdagangan hari ini, Jumat (2/10/2026), dengan saham anjlok hingga 9% ke level Rp1.465 hanya dalam waktu kurang dari satu jam setelah pembukaan. Lonjakan penurunan ini terjadi menyusul pengumuman resmi perusahaan mengenai pengunduran diri dua anggota jajaran manajemen tingkat tinggi, yaitu Presiden Komisaris Hashim S. Djojohadikusumo dan Direktur Henny Santoso. Pergerakan pasar mencatat volume perdagangan mencapai 43,7 juta lembar saham dengan nilai transaksi Rp65,7 miliar dan frekuensi perdagangan sebanyak 6.810 kali.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), surat pengunduran diri Hashim S. Djojohadikusumo diterima oleh perseroan pada 30 September 2026, setelah dikirim pada tanggal 29 September. Sementara itu, surat dari Henny Santoso diterima pada 1 Oktober 2026, sesuai tanggal pengiriman. Dalam suratnya, Hashim menyatakan keinginan untuk melepas jabatannya sebagai Komisaris Utama dan meminta perusahaan segera menindaklanjuti dengan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sesuai ketentuan Anggaran Dasar.

Henny Santoso juga mengajukan pengunduran diri dengan proses yang akan berlaku efektif berdasarkan aturan hukum, Anggaran Dasar, serta keputusan RUPS. Ia turut menekankan pentingnya penyelesaian tindakan korporasi dan administratif, termasuk pelaporan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan lembaga pengawas lainnya. Sebagai respons, manajemen WIFI telah menetapkan agenda Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 21 Oktober 2026 untuk membahas perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi.

Meski terjadi perubahan struktur kepemimpinan, manajemen perusahaan menegaskan bahwa kegiatan operasional, kondisi keuangan, serta kelangsungan usaha tidak terganggu secara material. Seluruh aktivitas bisnis, termasuk operasional entitas anak, tetap berjalan normal sebagaimana biasa. Keberlanjutan operasional ini menjadi penekanan utama dalam keterangan resmi perusahaan, menunjukkan stabilitas internal meski menghadapi dinamika kepemimpinan baru.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya