Target Pajak 2027 Dijaga Lewat Disiplin Eksekusi
Kepatuhan dan konsistensi pelaksanaan strategi menjadi fondasi utama pencapaian target penerimaan pajak Rp2.593 triliun pada 2027.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 2 Oktober 2026, 12.04 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Direktur Jenderal Pajak menegaskan bahwa pencapaian target penerimaan negara tahun 2027 yang ditetapkan sebesar Rp2.593,35 triliun tidak bisa diraih hanya dengan kebijakan baru, melainkan melalui kedisiplinan dalam eksekusi strategi yang telah dirancang. Ia menekankan bahwa keberhasilan sistem perpajakan tergantung pada konsistensi pelaksanaan, bukan sekadar inovasi kebijakan.
Setiap kantor wilayah dituntut memahami karakteristik wajib pajak di wilayahnya, tingkat kepatuhan, dan potensi penerimaan dari aktivitas ekonomi lokal. Kepatuhan ini diwujudkan melalui sistem pemantauan berlapis yang terintegrasi mulai dari tingkat pusat hingga kanwil, memastikan setiap level mampu mengidentifikasi dan menangani permasalahan secara tepat waktu.
Pemantauan dilakukan secara digital melalui sistem yang dirancang untuk menjaga konsistensi dan akurasi eksekusi kebijakan. Meski teknologi menjadi penopang utama, Bimo menekankan bahwa keberhasilan sistem tetap bergantung pada integritas dan kesadaran tanggung jawab para pelaksana di lapangan. Tanpa disiplin manusia, potensi penerimaan tidak akan optimal.
Upaya penguatan administrasi perpajakan menjadi prioritas utama, termasuk peningkatan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia. Ini merupakan respons terhadap pernyataan sebelumnya bahwa tidak ada kebijakan pajak baru, melainkan peningkatan efisiensi dan akuntabilitas dalam implementasi.
Realisasi penerimaan pajak tahun 2026 diperkirakan mencapai Rp2.310,8 triliun, atau sekitar 98% dari target APBN sebesar Rp2.357,7 triliun. Peningkatan sekitar 12,2% dari tahun sebelumnya menjadi tantangan tersendiri, namun tetap dianggap realistis dengan pendekatan yang konsisten dan terukur.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Suhu Naik, Pendapatan UMKM Menurun Drastis
Studi menunjukkan kenaikan suhu global menyebabkan penurunan pendapatan UMKM hingga 14 persen akibat menurunnya produktivitas pekerja.
2 Oktober 2026

Inflasi September 2026 Capai 3,28%, Pemerintah Jaga Stabilitas Ekonomi
Inflasi September 2026 mencapai 3,28%, masih dalam batas target pemerintah, dengan pemerintah dan Bank Indonesia perkuat koordinasi untuk kendalikan tekanan harga.
2 Oktober 2026

5.581 Perusahaan Mulai Daftarkan Diri sebagai WP GloBE
Sebanyak 5.581 perusahaan multinasional di Indonesia telah mendaftarkan diri sebagai wajib pajak GloBE hingga akhir September 2026, sesuai aturan pajak minimum global 15%.
2 Oktober 2026

IHSG Melemah 1,02%, Tekanan Asing dan Perubahan Regulasi Picu Aksi Jual
Indeks harga saham gabungan turun 1,02% ke level 6.009,50 akibat aksi jual asing dan kekhawatiran terhadap perubahan regulasi pasar, sementara emiten seperti GEMS dan BBRM menyampaikan target produksi dan ekspansi kapasitas.
2 Oktober 2026
Berita Lainnya

Data Center Jatiluhur Dihentikan Sementara, Kajian Lingkungan Jadi Fokus
Jumat, 2 Oktober 2026, 12.06 WITA

LEGO PlayStation 1 Rilis dengan 1.911 Keping, Rayakan Era Legendaris
Jumat, 2 Oktober 2026, 12.06 WITA

Qualcomm Soroti Keterbatasan Memori Global, Bukan Chip
Jumat, 2 Oktober 2026, 12.06 WITA

13 Wilayah Diprediksi Alami Hujan Lebat Hari Ini
Jumat, 2 Oktober 2026, 12.06 WITA

Cara Mengembalikan Akses Akun Google dan Gmail
Jumat, 2 Oktober 2026, 12.05 WITA

Super El Nino Ancam Kemarau Lebih Panjang di Indonesia
Jumat, 2 Oktober 2026, 12.05 WITA

Robot Humanoid Digit 5 Siap Kerja 20 Jam Nonstop
Jumat, 2 Oktober 2026, 12.05 WITA

Serangan Drone Houthi Timpa Pembangkit Listrik Madinah
Jumat, 2 Oktober 2026, 12.05 WITA

