Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Serangan Rudal Houthi Sasar Istana Presiden Yaman di Aden

Milisi Houthi menyerang kompleks istana kepresidenan di Aden dengan rudal dan drone, menewaskan lima orang dan melukai 16 lainnya, sementara pemerintah menyatakan para pejabat utama selamat.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 16 Oktober 2026, 12.03 WITA·👁 4 orang membaca· 0 hari ini · 134x dibuka
Serangan Rudal Houthi Sasar Istana Presiden Yaman di Aden📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Milisi Houthi melakukan serangan terhadap kompleks istana kepresidenan di Kota Aden pada Kamis (15/10), menggunakan rudal balistik dan pesawat tak berawak. Serangan ini mengakibatkan lima korban tewas dan 16 lainnya mengalami luka-luka, sebagian besar merupakan petugas keamanan dan pegawai sipil. Pemerintah Yaman menegaskan bahwa Perdana Menteri serta anggota kabinet lainnya dalam kondisi aman setelah insiden tersebut.

Saksi mata melaporkan terdengar suara ledakan besar di dekat lokasi istana, menggambarkan kerusakan signifikan pada fasilitas publik di sekitarnya. Kementerian Kesehatan Yaman, melalui Menteri Qasim Buhaibeh, mengonfirmasi jumlah korban tewas dan luka, menekankan bahwa insiden ini merupakan serangan terbaru dalam eskalasi konflik yang kembali memanas bulan lalu.

Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, menyatakan bahwa target serangan adalah markas operasi militer yang diduga dikendalikan oleh perwira Arab Saudi, serta menyebut lokasi tersebut sebagai pusat penyimpanan senjata. Klaim ini menjadi dasar dari tindakan yang dinyatakan sebagai respons atas kehadiran pasukan koalisi pimpinan Saudi di wilayah Yaman selatan.

Serangan ini merupakan insiden pertama dalam konflik saat ini yang menyasar langsung Istana Al Maashiq di Aden—pusat pemerintahan Yaman yang diakui secara internasional dan menjadi basis kekuatan pemerintah yang didukung Arab Saudi. Sebelumnya, pasukan Yaman yang didukung koalisi telah melancarkan operasi pemulihan wilayah yang sempat dikuasai oleh Houthi.

Di sisi lain, Houthi terus melancarkan serangan balistik dan drone terhadap fasilitas strategis di Arab Saudi, termasuk bandara, pelabuhan, dan instalasi minyak. Koalisi militer pimpinan Saudi melaporkan telah menghadapi puluhan serangan serupa dalam beberapa pekan terakhir. Perang di Yaman, yang bermula sejak 2014 saat Houthi merebut ibu kota Sanaa, kembali memanas setelah gencatan senjata yang sempat berlaku hingga tahun ini.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya