Skor Kesehatan Jantung di Galaxy Watch Ultra2, Alat Pantau Gaya Hidup Harian
Fitur Heart Health Score di Galaxy Watch Ultra2 mengukur kesehatan jantung berdasarkan empat parameter harian, membantu pengguna menyesuaikan gaya hidup secara real time.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 14 Oktober 2026, 15.24 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 27x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Galaxy Watch Ultra2 kini dilengkapi fitur Heart Health Score yang menjadi alat pemantau kesehatan jantung berbasis data harian. Fitur ini mengintegrasikan empat indikator utama: rata-rata durasi tidur dalam tujuh hari, tingkat aktivitas fisik intensitas sedang hingga tinggi, beban kerja pembuluh darah (Vascular Load), serta indeks massa tubuh (BMI). Dengan pendekatan berbasis rata-rata, skor tidak terpengaruh oleh satu malam kurang tidur, melainkan mencerminkan kebiasaan jangka panjang.
Setiap parameter dinilai secara khusus dan dikomunikasikan dalam bentuk status seperti *good*, *excellent*, atau *fair*. Dalam pengujian pribadi, rata-rata durasi tidur selama tujuh hari mencapai 6 jam 40 menit, termasuk kategori *good*, meski masih di bawah rekomendasi ideal 7–9 jam per malam. Aktivitas fisik intensitas sedang hingga tinggi mencapai 2 jam 10 menit dalam seminggu, mendapatkan status *excellent*.
Sementara itu, Vascular Load menunjukkan kondisi stabil dengan kategori *excellent*, sedangkan BMI 27,7 dikelompokkan sebagai *fair*. Skor ini tidak hanya memberi gambaran kesehatan global, tetapi juga menjadi pemicu perbaikan kebiasaan. Pengguna mulai memperhatikan waktu tidur lebih serius, mengubah kebiasaan begadang menjadi tidur lebih awal, serta menyesuaikan intensitas olahraga sesuai rekomendasi yang muncul secara otomatis.
Fitur ini dirancang bukan sebagai pengganti diagnosis medis, melainkan sebagai alat pendukung untuk meningkatkan kesadaran diri terhadap kesehatan jantung. Dengan informasi yang disajikan secara berkala, pengguna diarahkan untuk mengevaluasi pola tidur, aktivitas, dan pengelolaan berat badan secara konsisten. Hasilnya, perubahan kecil dalam kebiasaan sehari-hari bisa berdampak signifikan terhadap kesehatan jangka panjang.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dorong transformasi madrasah menuju lingkungan belajar inklusif, aman secara digital, dan berkeadilan melalui kolaborasi semua pihak.
24 Oktober 2026
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Kontingen Sulawesi Utara keluar sebagai juara umum Kejurnas Pacuan Kuda Pordasi ke-60 Seri 2 tahun 2026, mengamankan Piala Presiden dalam perhelatan nasional.
24 Oktober 2026

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Studi menunjukkan bahwa kebahagiaan dapat dibangun melalui gaya hidup sehat, interaksi sosial, dan tujuan jangka panjang.
24 Oktober 2026

Pupuk Indonesia Dorong Ketahanan Pangan Lewat Irigasi Berkelanjutan
Pupuk Indonesia bersama Rabu Biru Foundation resmikan sistem irigasi di lima daerah, termasuk Gunungkidul, untuk tingkatkan produktivitas pertanian di lahan tadah hujan.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.20 WITA

Monako Ungguli Dunia sebagai Tempat Tinggal Terbaik 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.11 WITA

Honda Bikers Day 2026 Tancapkan Semangat Kebangkitan di Ambarawa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.10 WITA

