Senin, 14 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Syngenta Perkenalkan Insektisida Baru Atasi Serangan Thrips pada Cabai

Syngenta meluncurkan teknologi insektisida berbasis Plinazolin di Jember untuk tingkatkan produksi dan kualitas cabai melalui kendali efektif terhadap hama thrips.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 01.45 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Syngenta Perkenalkan Insektisida Baru Atasi Serangan Thrips pada Cabai📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - PT Syngenta Indonesia resmi memperkenalkan solusi baru dalam pengendalian hama thrips pada tanaman cabai melalui inovasi insektisida berbasis teknologi Plinazolin. Peluncuran produk tersebut dilakukan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, yang dikenal sebagai salah satu sentra produksi cabai terbesar di wilayah tersebut. Dengan adanya tekanan dari perubahan iklim dan fluktuasi harga pasar, upaya peningkatan produktivitas menjadi krusial bagi petani hortikultura, khususnya di sektor cabai.

Thrips, hama serangga kecil yang sering menyerang bagian pucuk, daun, bunga, hingga buah cabai, menjadi salah satu ancaman utama terhadap kualitas dan volume panen. Serangan berkelanjutan dapat menyebabkan keriput daun, rontok bunga, serta buah yang bengkok—faktor yang menurunkan nilai ekonomi hasil panen. Dalam kondisi seperti musim kemarau yang lebih panjang akibat fenomena El Niño, populasi hama ini cenderung meningkat, memperparah tantangan yang dihadapi petani.

Dengan teknologi baru ini, Syngenta bertujuan memberikan alat perlindungan tanaman yang lebih efektif dan ramah lingkungan. Hasil uji lapangan menunjukkan bahwa penggunaan produk tersebut membantu menjaga kesehatan tanaman sejak tahap awal pertumbuhan. Petani di Jember yang telah mencoba teknologi ini melaporkan peningkatan produktivitas serta penurunan jumlah buah cacat. Arif Saifur Rohman, salah satu petani setempat, menyatakan bahwa tanaman cabainya kini lebih sehat dari pucuk hingga buah, dengan hasil panen yang lebih stabil dan bernilai jual lebih tinggi.

Peluncuran dilakukan bukan hanya sebagai ajang perkenalan produk, tetapi juga sebagai bagian dari program edukasi dan penguatan kapasitas petani dalam penerapan pertanian berkelanjutan. Dengan produksi cabai di Jember mencapai 176.234 kuintal pada 2024, berdasarkan data BPS, upaya peningkatan kualitas melalui inovasi teknologi menjadi langkah strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya