Tanggul Laut Raksasa Siap Lindungi 55 Juta Jiwa di Pantura Jawa
Pembangunan tanggul laut raksasa dari Tangerang hingga Gresik disiapkan untuk mengamankan 55 juta penduduk di pesisir utara Jawa dari ancaman banjir rob dan penurunan tanah.
Redaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 15.38 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 30x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Pemerintah melalui Badan Otorita Pengelola Pantura Jawa (BOPPJ) mempercepat persiapan pembangunan tanggul laut raksasa sebagai solusi strategis untuk menghadapi krisis lingkungan di kawasan pesisir utara Jawa. Proyek ini didukung oleh Peraturan Presiden tahun 2025, yang menetapkan kawasan dari Tangerang, Banten, hingga Gresik sebagai area prioritas perlindungan. Tujuannya utama adalah melindungi sekitar 50 hingga 55 juta jiwa yang tinggal di kawasan rawan bencana, terutama akibat penurunan muka tanah dan kenaikan permukaan air laut.
Kondisi di beberapa desa pesisir, seperti Timbulsloko dan Sayung di Kabupaten Demak, telah menunjukkan kerentanan ekstrem, dengan sejumlah rumah dan fasilitas umum seperti sekolah yang telah tenggelam hingga hanya menyisakan bagian atap. Kepala BOPPJ, Didit Herdiawan Ashaf, menegaskan bahwa solusi tidak hanya berbasis konstruksi fisik, tetapi juga mengintegrasikan pendekatan berbasis alam. Salah satu langkah awal yang dilakukan adalah penerapan demonstrasi melalui penanaman mangrove di kawasan percontohan.
Pendekatan ini diharapkan bisa diperluas ke wilayah pesisir lain yang memiliki karakteristik serupa. Didit menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk pemerintah pusat, daerah, hingga tingkat desa, dalam menjalankan program ini. Ia menyebutkan bahwa kerusakan pada sistem kanal di Teluk Jakarta, yang kini berjumlah 12 dari semula 23, menjadi salah satu tantangan yang harus ditangani secara terintegrasi, terutama di bagian muara.
Proyek ini tidak hanya menekankan aspek konservasi, tetapi juga berdampak langsung pada kehidupan ekonomi masyarakat pesisir, termasuk nelayan, petambak, dan pekerja industri. Dengan stabilitas lingkungan yang terjaga, diharapkan kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat bisa meningkat. Didit mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersinergi agar proyek ini dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Pembangunan PLTS terapung di Waduk Tembesi, Batam, telah menyelesaikan 74 persen tahap konstruksi dengan kapasitas 46 MWp dan proyeksi produksi listrik 61 GWh per tahun.
24 Oktober 2026

Peta Hak Dasar Desa Siap Dukung Pembangunan Berbasis HAM
KemenHAM memperkenalkan Peta Pemenuhan Hak Dasar hingga tingkat desa melalui platform DESAHAM sebagai alat pemantauan berbasis data dalam perencanaan pembangunan nasional.
24 Oktober 2026

IKN Tandatangani Kerja Sama Rp4 Triliun untuk Percepatan Pembangunan
Otorita IKN resmi menandatangani PKS proyek perumahan dan investasi swasta senilai total Rp4,04 triliun, melibatkan lima perusahaan di sektor pangan, mebel, komersial, kuliner, dan olahraga.
24 Oktober 2026

Tol Japek II Selatan Paket 2A Capai 85,8% Progres Fisik
Proyek Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Paket 2A telah menyelesaikan 85,8% pekerjaan fisik per akhir September 2026, dengan target penyelesaian akhir 2027.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.20 WITA

