Target Lifting Migas 2027 Ditetapkan, Tantangan Operasional Jadi Sorotan
DPR resmi menetapkan target lifting minyak 612.500 barel per hari dan gas 954.000 BOEPD untuk 2027, seiring peringatan terhadap risiko operasional dan regulasi yang mengancam realisasi.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 9 Oktober 2026, 17.34 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 30x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI secara resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 menjadi undang-undang dalam Sidang Paripurna pada 29 September 2026. Salah satu poin krusial dalam pengesahan ini adalah penetapan target produksi migas nasional, yang mencakup lifting minyak sebesar 612.500 barel per hari dan lifting gas bumi setara minyak sebesar 954.000 barel per hari. Target ini menjadi bagian dari asumsi makro pemerintah dalam perencanaan anggaran tahun depan.
Realisasi produksi hingga Juli 2026 menunjukkan belum mencapai angka target. Berdasarkan data SKK Migas, rata-rata produksi minyak nasional mencapai 578.156 barel per hari, berada di bawah target yang ditetapkan untuk tahun 2027. Di sisi lain, produksi gas nasional tercatat sebesar 5.208 juta standar kaki kubik per hari, atau 94,5% dari target APBN 2026. Ini menunjukkan adanya tekanan untuk meningkatkan kapasitas produksi secara signifikan dalam dua tahun ke depan.
Lembaga ReforMiner Institute menyampaikan peringatan serius terhadap tiga tantangan utama yang dapat menghambat pencapaian target. Pertama, ketergantungan tinggi pada fasilitas produksi tua yang sering mengalami gangguan tak terencana akibat pemeliharaan preventif yang belum optimal. Kedua, ketidakstabilan produksi akibat gangguan teknis di blok utama seperti ExxonMobil Cepu Ltd dan Pertamina Hulu Rokan, yang secara langsung berdampak pada total output nasional. Ketiga, hambatan perizinan yang terus menerus menghambat investasi, termasuk keterlambatan AMDAL, UKL/UPL, dan izin penggunaan kawasan hutan.
Untuk mengatasi persoalan ini, diperlukan langkah strategis seperti revisi UU Migas yang mampu memberikan kepastian hukum, serta penerbitan Instruksi Presiden yang menetapkan batas waktu maksimal 30 hari untuk proses perizinan terpadu. Selain itu, kebijakan insentif fiskal seperti fleksibilitas bagi hasil, pengurangan pajak, dan depresiasi dipercepat menjadi kunci agar teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR) bisa diterapkan secara efektif di lapangan-lapangan tua. Tanpa dukungan kebijakan yang tepat, realisasi target produksi 2027 berisiko terancam.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Impor Harus Selektif untuk Lindungi Industri Dalam Negeri
Menteri Perindustrian menekankan pentingnya kebijakan impor yang selektif guna menjaga daya saing industri domestik tanpa menghambat kebutuhan bahan baku dan modal produksi.
9 Oktober 2026

Pemerintah Salurkan Bansos Rp115,8 Triliun, Capai 71,2% Target APBN 2026
Hingga September 2026, penyaluran bantuan sosial mencapai Rp115,8 triliun, memenuhi 71,2% dari target anggaran tahunan.
9 Oktober 2026

Pemerintah Pertimbangkan Emisi Obligasi Global Akhir 2026
Pemerintah mempertimbangkan penerbitan surat utang global pada akhir 2026 dengan mempertimbangkan dinamika pasar keuangan global dan kesiapan hukum serta operasional.
9 Oktober 2026

BI Tegaskan Insentif Kredit Hanya untuk Bank yang Aktif Menyalurkan Dana
Bank Indonesia menetapkan insentif pengurangan giro wajib minimum hingga 2% bagi perbankan yang menyalurkan kredit secara optimal dan tidak berlebihan menempatkan dana di surat berharga negara maupun SRBI.
9 Oktober 2026
Berita Lainnya

IMX 2026 Resmi Dibuka dengan Aksi Legenda JDM
Jumat, 9 Oktober 2026, 17.40 WITA

Ojol Masuk Aturan Hukum Nasional Lewat RUU LLAJ
Jumat, 9 Oktober 2026, 17.40 WITA

IMX 2026 Dorong Regenerasi Ilmu Otomotif Lewat Kolaborasi Legenda dan Generasi Muda
Jumat, 9 Oktober 2026, 17.40 WITA

iPhone 18 Pro dan Pro Max Resmi Hadir di Indonesia
Jumat, 9 Oktober 2026, 17.37 WITA

Tiga Peneliti Keselamatan OpenAI Dipecat Usai Soroti Kekhawatiran AI
Jumat, 9 Oktober 2026, 17.35 WITA

Google Batasi Akses AI Gemini untuk Pengguna Gratis
Jumat, 9 Oktober 2026, 17.35 WITA

Presiden COP31 Soroti Krisis Iklim sebagai Ancaman Nyata
Jumat, 9 Oktober 2026, 17.35 WITA

Pabrik Tepung Telur dan Daging Siap Dibangun 2027
Jumat, 9 Oktober 2026, 17.35 WITA

