Presiden COP31 Soroti Krisis Iklim sebagai Ancaman Nyata
Presiden COP31 menekankan urgensi menangani krisis iklim sebagai ancaman serius sebanding dengan ancaman militer, dalam kunjungan ke Tuvalu sebagai bagian persiapan konferensi global.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 9 Oktober 2026, 17.35 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 46x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Presiden COP31 tahun ini, Murat Kurum, menegaskan bahwa kenaikan suhu global bukan lagi isu jangka panjang, melainkan krisis mendesak yang mengancam eksistensi manusia di berbagai belahan dunia. Ia menekankan bahwa ketidakpedulian terhadap perubahan iklim sama bahayanya dengan mengabaikan ancaman militer, menyerukan tindakan segera tanpa penundaan. Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan menyongsong COP31 yang akan digelar di Antalya, Turki, pada bulan November mendatang, sebagai forum tahunan PBB untuk mengevaluasi upaya global mengurangi emisi dan membangun ketahanan iklim.
Kurum, yang juga menjabat Menteri Iklim Turki, melakukan kunjungan langsung ke Tuvalu pada Selasa (6/10) bersama perwakilan dari 30 negara lainnya. Kunjungan ini bertujuan untuk memahami dampak nyata perubahan iklim di wilayah pesisir rendah. Tuvalu, dengan ketinggian rata-rata hanya 2 meter di atas permukaan laut, kini menghadapi kenaikan air laut yang memicu banjir rutin, intrusi air asin ke sumber air tawar, serta cuaca ekstrem yang semakin tak terduga.
Ia menggambarkan kondisi di Tuvalu sebagai cerminan masa depan bagi banyak negara pulau di dunia, di mana generasi anak-anak dan keluarga terancam kehilangan tanah air mereka. Kurum menyoroti sikap sengaja menghindar dari tanggung jawab oleh sejumlah pihak dalam menangani pemanasan global yang disebabkan aktivitas manusia. Ia menekankan bahwa keberlanjutan budaya, sejarah, dan identitas kebangsaan terancam punah jika upaya perbaikan tidak segera dilakukan.
Negara-negara kepulauan Pasifik, termasuk Tuvalu, memanfaatkan momen ini untuk menyerukan akses lebih besar terhadap pendanaan untuk proyek ketahanan, perlindungan ekosistem laut, serta komitmen global untuk membatasi pemanasan global pada level 1,5 derajat Celsius di atas rata-rata pra-industri. Menurut Kurum, target ini bukan sekadar angka teknis, melainkan soal kelangsungan hidup. Ia menegaskan bahwa investasi sebesar US$1,5 miliar untuk mencapai target tersebut dapat menyelamatkan kawasan Pasifik dan memastikan anak-anak di sana tetap bisa tumbuh dengan aman.
Kurum juga mempertanyakan logika pengalokasian anggaran pertahanan oleh negara-negara NATO yang menargetkan pengeluaran hingga 5 persen dari PDB, sementara tanah air mereka sendiri bisa tenggelam. Ia menekankan bahwa mempertahankan negara yang sudah tidak ada lagi adalah hal yang tidak masuk akal. Sebanyak 30 negara yang hadir di Tuvalu telah menandatangani deklarasi bersama yang mendukung pengurangan emisi mendalam, cepat, dan berkelanjutan, serta menegaskan bahwa isu-isu dari wilayah Pasifik akan menjadi prioritas utama dalam pertemuan COP31 di Turki.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Ojol Masuk Aturan Hukum Nasional Lewat RUU LLAJ
Pemerintah dan DPR berupaya mengintegrasikan ojek online ke dalam kerangka hukum nasional melalui revisi UU LLAJ, dengan aturan tarif maksimal 8% dan pengawasan Kemenhub.
9 Oktober 2026

Telur Wajib Masuk Menu MBG Tiga Kali Seminggu
Pemerintah akan mewajibkan telur ayam disajikan dalam program Makan Bergizi Gratis tiga kali seminggu untuk menopang produksi dan harga peternak.
9 Oktober 2026

Peternak Diminta Langsung ke Mentan, Bukan Demo di Jalan
Menteri Pertanian menegaskan peternak tak perlu demo, cukup datang langsung kepadanya untuk menyelesaikan masalah, termasuk krisis harga telur dan biaya pakan.
9 Oktober 2026

Produksi Padi Aman di Tengah El Nino, Pemerintah Perkuat Dukungan Lapangan
Pemerintah menegaskan produksi padi nasional tetap terjaga meski terdampak El Nino, dengan luas lahan terdampak maksimal 50 ribu hektare dan berbagai intervensi teknis serta ekonomi dilakukan untuk menjaga keseimbangan harga dan pendapatan petani.
9 Oktober 2026
Berita Lainnya

IMX 2026 Resmi Dibuka dengan Aksi Legenda JDM
Jumat, 9 Oktober 2026, 17.40 WITA

IMX 2026 Dorong Regenerasi Ilmu Otomotif Lewat Kolaborasi Legenda dan Generasi Muda
Jumat, 9 Oktober 2026, 17.40 WITA

iPhone 18 Pro dan Pro Max Resmi Hadir di Indonesia
Jumat, 9 Oktober 2026, 17.37 WITA

Tiga Peneliti Keselamatan OpenAI Dipecat Usai Soroti Kekhawatiran AI
Jumat, 9 Oktober 2026, 17.35 WITA

Google Batasi Akses AI Gemini untuk Pengguna Gratis
Jumat, 9 Oktober 2026, 17.35 WITA

Pabrik Tepung Telur dan Daging Siap Dibangun 2027
Jumat, 9 Oktober 2026, 17.35 WITA

Indonesia Perkuat Industri Kesehatan Melalui Investasi dan Teknologi
Jumat, 9 Oktober 2026, 17.35 WITA

Target Lifting Migas 2027 Ditetapkan, Tantangan Operasional Jadi Sorotan
Jumat, 9 Oktober 2026, 17.34 WITA

