Penembakan ICE di New York Picu Kekhawatiran atas Kekerasan dan Keamanan Warga
Penembakan oleh agen ICE terhadap pria asing di mobil di Bronx, New York, yang menyertakan anak lima tahun, memicu protes tajam dari Wali Kota Zohran Mamdani dan kekhawatiran publik terhadap kebijakan penegakan imigrasi.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 9 Oktober 2026, 15.21 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Seorang pria yang sedang berada di dalam mobil di kawasan Marble Hill, Bronx, New York, terluka akibat tembakan dari petugas Badan Imigrasi dan Bea Cukai Amerika Serikat (ICE) pada Kamis sore, 8 Oktober. Insiden tersebut terjadi saat seorang anak berusia lima tahun juga berada di dalam kendaraan. Menurut laporan pejabat kota, tim ICE melakukan pengepungan terhadap kendaraan sebelum melepaskan tembakan. Meskipun anak tersebut tidak mengalami cedera fisik, insiden ini menimbulkan gelombang kecaman publik karena melibatkan anak-anak dalam operasi penegakan hukum.
Wali Kota New York Zohran Mamdani menyatakan secara tegas bahwa insiden tersebut merupakan bentuk pelanggaran serius terhadap hak dan keamanan warga kota. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan dan menekankan bahwa komunitas lokal tidak boleh diteror oleh operasi federal. Mamdani menyatakan niatnya untuk segera berkomunikasi langsung dengan Presiden Donald Trump guna menuntut penghentian seluruh operasi penegakan hukum ICE di wilayah kota. Ia menekankan komitmen pemerintah kota untuk melindungi warga, terutama yang rentan seperti anak-anak dan keluarga imigran.
Departemen Keamanan Dalam Negeri AS (DHS), yang mengawasi ICE, menjelaskan bahwa operasi tersebut dilakukan untuk menangkap seorang pria asal Republik Dominika yang memiliki catatan kriminal sebelumnya. Menurut keterangan resmi, pria tersebut diduga memiliki keterkaitan dengan geng dan pernah terlibat dalam tindak pidana. Namun, DHS tidak membeberkan identitas korban, bukti dukungan terhadap tuduhan, maupun detail lengkap insiden. Pihaknya menyatakan bahwa tembakan terjadi sekitar pukul 16.00 waktu setempat (20.00 GMT/03.00 WIB pada Jumat, 9 Oktober) dan segera dilakukan pertolongan medis.
Hingga saat ini, pria yang terluka masih dirawat di rumah sakit dengan kondisi stabil. Meskipun DHS menegaskan bahwa operasi dilakukan secara terencana dan berdasarkan target tertentu, kejadian ini kembali menyoroti praktik penggunaan kekuatan mematikan oleh aparat federal terhadap imigran. Kritik terhadap pendekatan semacam ini telah muncul sebelumnya, terutama dalam konteks pencarian anggota geng atau pelanggaran hukum ringan. Pemerintahan Trump sebelumnya juga menyatakan bahwa kendaraan bisa digunakan sebagai senjata, yang digunakan sebagai alasan untuk melepaskan tembakan dalam situasi yang diperdebatkan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pernikahan Sara dan Demian Berakhir dengan Sepakat, Tanpa KDRT atau Orang Ketiga
Sara Wijayanto dan Demian Aditya resmi berpisah secara damai setelah 12 tahun menikah, menegaskan tidak ada kekerasan dalam rumah tangga atau pihak ketiga dalam perceraian mereka.
9 Oktober 2026

Gugatan Hak Cipta Lagu "Bilang Saja" Kembali Didaftarkan ke PN Jakpus
Arie Bias kembali mendaftarkan gugatan hak cipta terhadap Agnez Mo dan sejumlah pihak terkait penampilan komersial lagu "Bilang Saja" tanpa izin di tiga kota pada Mei 2023.
9 Oktober 2026

Betrand Peto Jalani Pemeriksaan 9 Jam, Bantah Tudingan Kekerasan Seksual
Betrand Peto menjalani pemeriksaan selama sembilan jam di Polda Metro Jaya sebagai saksi dalam kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual, dengan membantah semua tudingan yang disampaikan pelapor.
9 Oktober 2026

Tiga Korban Tewas di Tambang Ilegal Sangihe, Kewaspadaan Lingkungan dan Keselamatan Meningkat
Tiga pekerja tewas dalam dua kejadian berbeda di tambang emas ilegal di Sangihe, memicu desakan agar Kementerian ESDM segera mengambil langkah tegas terhadap aktivitas tanpa izin.
9 Oktober 2026
Berita Lainnya

Peternak Diminta Langsung ke Mentan, Bukan Demo di Jalan
Jumat, 9 Oktober 2026, 15.44 WITA

Pemerintah Serap Utang Rp494,3 Triliun hingga September 2026
Jumat, 9 Oktober 2026, 15.43 WITA

Produksi Padi Aman di Tengah El Nino, Pemerintah Perkuat Dukungan Lapangan
Jumat, 9 Oktober 2026, 15.43 WITA

Suahasil Jelaskan Fokus Kerja Tiga Wamenkeu
Jumat, 9 Oktober 2026, 15.43 WITA

Pembayaran Pensiun Langsung ke Rekening Dimulai 2027
Jumat, 9 Oktober 2026, 15.43 WITA

Cukai Minuman Manis Siap Berlaku Semester II 2027, Targetkan Penerimaan Rp1,7 Triliun
Jumat, 9 Oktober 2026, 15.42 WITA

Veda Ega Catat Waktu Terbaik di Practice Moto3 Mandalika
Jumat, 9 Oktober 2026, 15.25 WITA

Indonesia vs Malaysia Bertarung di Semifinal Suhandinata Cup 2026
Jumat, 9 Oktober 2026, 15.25 WITA

