Jumat, 9 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pramono Percepat Penyelesaian Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulo Gadung

Gubernur DKI Jakarta meninjau proyek jalan tembus sepanjang 1,8 km yang ditargetkan selesai pada 2027 untuk mengurangi kemacetan dan memperbaiki akses antarkawasan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 9 Oktober 2026, 15.22 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Pramono Percepat Penyelesaian Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulo Gadung📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melakukan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulo Gadung pada Jumat (9/10), menekankan pentingnya menuntaskan infrastruktur yang telah lama direncanakan namun belum selesai. Jalur yang menghubungkan Jakarta Utara dan Jakarta Timur ini merupakan bagian dari strategi pengurangan kepadatan lalu lintas, terutama di Jalan Perintis Kemerdekaan, serta mendukung mobilitas dari Bekasi ke ibu kota. Proyek ini telah berjalan sejak 2009, setelah direncanakan sejak 2006, dan kini menjadi prioritas penyelesaian oleh pemerintah daerah.

Pramono menekankan bahwa proyek-proyek infrastruktur yang memberi manfaat besar bagi masyarakat, seperti jalan tembus ini dan jalan di Pasar Minggu, harus diprioritaskan hingga tuntas. Ia menyatakan bahwa penyelesaian infrastruktur yang terbengkalai merupakan kunci dalam mendorong pertumbuhan kota yang lebih terintegrasi dan efisien. Target penyelesaian secara keseluruhan ditetapkan pada tahun 2027, dengan komitmen penuh dari seluruh jajaran terkait untuk menjaga konsistensi pelaksanaan sesuai rencana.

Jalur tembus ini tidak hanya menghubungkan dua wilayah strategis, tetapi juga menjadi akses penting menuju Rumah Sakit Gading Pluit dan Terminal Pulo Gadung. Setelah selesai, diharapkan ruas tersebut menjadi alternatif utama pergerakan kendaraan, mengurangi tekanan pada jalan-jalan utama yang sudah padat. Pemerintah juga menyusun penataan fasilitas sosial dan umum di sekitar Kelapa Gading, termasuk perbaikan jalan rusak dan bergelombang, seperti di sekitar Bundaran Kelapa Gading, guna meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengguna jalan.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo, menjelaskan bahwa sebagian ruas jalan sudah berfungsi secara terbatas, terutama untuk arus kendaraan dari arah barat menuju utara dengan pengaturan dua arah. Meski belum optimal, fungsi operasionalnya telah mulai dijalankan. Menurutnya, pemanfaatan penuh sesuai rencana direncanakan dapat tercapai dalam waktu satu tahun ke depan, seiring penyelesaian sisa konstruksi dan penyesuaian sistem pengelolaan lalu lintas.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya