Kamis, 8 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Tsingshan Siap Dorong Proyek PLTS 100 GW di Indonesia

Perusahaan asal China Tsingshan Group siap berpartisipasi aktif dalam proyek pembangkit listrik tenaga surya 100 GWh, setelah sebelumnya menyelesaikan pembangunan PLTS 2 GW di Sumenep.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 8 Oktober 2026, 23.03 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Tsingshan Siap Dorong Proyek PLTS 100 GW di Indonesia📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Perusahaan multinasional asal Tiongkok, Tsingshan Group, telah menunjukkan komitmen kuat untuk mendukung transformasi energi Indonesia melalui rencana investasi dalam proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 Giga Watt hour (GWh). Langkah ini dilakukan melalui kerja sama strategis dengan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara), yang dipimpin oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani.

Dalam acara groundbreaking ekosistem hilirisasi nikel di Kawasan IWIP, Halmahera Tengah, Maluku Utara, Rosan mengungkap bahwa Tsingshan telah menjalin komunikasi awal dengan Danantara guna menindaklanjuti rencana pengembangan energi terbarukan tersebut. Proyek ini akan segera dibahas lebih lanjut dengan Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Presiden Republik Indonesia.

Sebelumnya, Tsingshan telah menyelesaikan pembangunan fasilitas PLTS 2 GW di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, yang berlokasi di Pulau Gili Labak dan Pulau Sepanjang Kecil. Satu unit fasilitas telah beroperasi penuh, sementara unit kedua telah menyelesaikan 75% progres pembangunan dan diperkirakan selesai dalam waktu dekat. Investasi ini menjadi bukti nyata kontribusi Tsingshan terhadap transisi energi bersih di Tanah Air.

Kehadiran Tsingshan di Indonesia tidak terbatas pada energi terbarukan. Perusahaan ini juga membangun Kawasan Industri Pengolahan Nikel Weda Bay Industrial Park (IWIP) seluas 3.000 hektar sejak 30 Agustus 2018, bekerja sama dengan Huayou Cobalt dan Zhenshi Holding Group. Gabungan ekspor dari IWIP dan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), yang juga dibangun oleh Tsingshan, mencapai angka 28 miliar dolar AS, setara dengan 10% dari total ekspor nasional.

Komitmen Tsingshan dalam sektor energi dan hilirisasi mineral menunjukkan sinergi strategis antara investasi asing dan visi pemerintah dalam membangun ekosistem industri berkelanjutan. Dengan dukungan infrastruktur dan ekspor yang signifikan, proyek PLTS 100 GW diharapkan menjadi langkah besar dalam mewujudkan kemandirian energi dan keberlanjutan lingkungan di Indonesia.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya