Jumat, 9 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Telur Wajib Masuk Menu MBG Tiga Kali Seminggu

Pemerintah akan mewajibkan telur ayam disajikan dalam program Makan Bergizi Gratis tiga kali seminggu untuk menopang produksi dan harga peternak.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 9 Oktober 2026, 17.31 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
Telur Wajib Masuk Menu MBG Tiga Kali Seminggu📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kementerian Pertanian bersama Badan Gizi Nasional (BGN) telah menetapkan kewajiban menyertakan telur ayam dalam menu Makan Bergizi Gratis (MBG) sebanyak tiga kali dalam satu minggu. Keputusan ini diambil sebagai respons atas tekanan harga telur yang anjlok akibat surplus produksi dan kenaikan biaya pakan. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan komitmen penuh terhadap kebijakan tersebut setelah berkoordinasi langsung dengan Wakil Kepala BGN, Trenggono.

Langkah ini diharapkan menjadi solusi jangka pendek sekaligus menjamin penyerapan hasil produksi peternak. Amran menekankan pentingnya peran BGN sebagai pembeli utama (offtaker) bagi petani, khususnya di sektor peternakan ayam petelur. Dengan penyerapan melalui MBG, total permintaan telur dari sektor publik diperkirakan mencapai 160 juta unit per tahun, membantu menstabilkan harga dan menekan risiko kerugian bagi peternak.

Pengadaan telur dalam MBG juga sejalan dengan upaya pemerintah mendorong konsumsi pangan bergizi di tingkat masyarakat. Kebijakan ini diharapkan mampu memperkuat rantai pasok dari petani hingga konsumen akhir, terutama dalam kondisi harga pakan yang masih tinggi. Sebelumnya, peternak mengeluhkan tekanan finansial akibat kenaikan harga jagung, yang menyebabkan banyak peternak mengalami kerugian.

Untuk menstabilkan harga pakan, pemerintah juga memperkuat skema penyerapan jagung saat panen raya. Peternak akan diminta membeli jagung saat harga murah, dengan dukungan pembiayaan dari Bulog dan penyimpanan melalui koperasi. Skema ini dirancang agar petani mendapat harga jual stabil, sementara peternak memiliki akses pasokan bahan baku yang terjamin dan terjangkau, bahkan saat harga pasar naik.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya