Pemerintah Siap Lepas 12 Surat Utang hingga US$1,8 Miliar Akhir 2026
Pemerintah menyiapkan lelang 12 surat utang dan penarikan pinjaman bilateral-multilateral senilai US$1,8 miliar pada kuartal IV-2026 untuk menutup defisit APBN.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 9 Oktober 2026, 17.33 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 6x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah memastikan masih memiliki ruang untuk melaksanakan sejumlah lelang surat utang hingga akhir tahun 2026, dengan rencana menjalankan 12 kali pelelangan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memenuhi pembiayaan defisit APBN yang diproyeksikan mencapai Rp 734,3 triliun atau 2,68% dari PDB, meningkat dibandingkan target awal sebesar 2,68% PDB. Penetapan ini menunjukkan kesiapan fiskal dalam menjaga keseimbangan anggaran meskipun menghadapi tekanan ekonomi global.
Sebanyak enam lelang SBN reguler dan enam lelang sukuk atau SBN Syariah telah dijadwalkan berlangsung secara rutin, termasuk empat transaksi SBN ritel yang akan diterbitkan, yakni SBR015 dan ST017. Selain itu, pemerintah juga membuka peluang menarik pinjaman dari program bilateral dan multilateral senilai US$1,8 miliar, yang dapat direalisasikan pada kuartal terakhir tahun ini. Pendekatan ini menjadi bagian dari strategi diversifikasi pembiayaan negara untuk menjaga fleksibilitas keuangan.
Pasar obligasi domestik terus menunjukkan ketahanan, ditunjukkan dari kinerja lelang yang stabil. Hingga September 2026, rasio permintaan terhadap penawaran (bid to cover) mencapai 1,87 kali untuk SUN dan 2,52 kali untuk SBSN. Partisipasi investor asing tetap solid, dengan rasio 1,9 kali untuk SUN dan 3,1 kali untuk SBSN, mendorong aliran modal sebesar Rp36,7 triliun hingga 7 Oktober. Penerbitan SBN ritel telah menyerap dana sebesar Rp124,32 triliun dari empat seri yang beredar.
Penerbitan SBN valas juga tetap dibuka, dengan enam transaksi dalam empat mata uang—dolar AS, euro, yen Jepang, dan renminbi—mencatat total nilai US$14,76 miliar dan rasio permintaan 2,4 kali. Dukungan dari lembaga keuangan domestik terus menguat, dengan asuransi dan dana pensiun membukukan pembelian bersih SBN sebesar Rp137,4 triliun (tumbuh 10,6%), sementara institusi lainnya mencapai Rp100,6 triliun (naik 15,5%). Yield SUN tenor 10 tahun pada 7 Oktober berada di level 7,17%, dengan spread terhadap obligasi AS 10 tahun sebesar 188 bps, lebih rendah dibanding negara berkembang lain seperti Brasil dan Afrika Selatan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Target Lifting Migas 2027 Ditetapkan, Tantangan Operasional Jadi Sorotan
DPR resmi menetapkan target lifting minyak 612.500 barel per hari dan gas 954.000 BOEPD untuk 2027, seiring peringatan terhadap risiko operasional dan regulasi yang mengancam realisasi.
9 Oktober 2026

Impor Harus Selektif untuk Lindungi Industri Dalam Negeri
Menteri Perindustrian menekankan pentingnya kebijakan impor yang selektif guna menjaga daya saing industri domestik tanpa menghambat kebutuhan bahan baku dan modal produksi.
9 Oktober 2026

Pemerintah Salurkan Bansos Rp115,8 Triliun, Capai 71,2% Target APBN 2026
Hingga September 2026, penyaluran bantuan sosial mencapai Rp115,8 triliun, memenuhi 71,2% dari target anggaran tahunan.
9 Oktober 2026

Pemerintah Pertimbangkan Emisi Obligasi Global Akhir 2026
Pemerintah mempertimbangkan penerbitan surat utang global pada akhir 2026 dengan mempertimbangkan dinamika pasar keuangan global dan kesiapan hukum serta operasional.
9 Oktober 2026
Berita Lainnya

IMX 2026 Resmi Dibuka dengan Aksi Legenda JDM
Jumat, 9 Oktober 2026, 17.40 WITA

Ojol Masuk Aturan Hukum Nasional Lewat RUU LLAJ
Jumat, 9 Oktober 2026, 17.40 WITA

IMX 2026 Dorong Regenerasi Ilmu Otomotif Lewat Kolaborasi Legenda dan Generasi Muda
Jumat, 9 Oktober 2026, 17.40 WITA

iPhone 18 Pro dan Pro Max Resmi Hadir di Indonesia
Jumat, 9 Oktober 2026, 17.37 WITA

Tiga Peneliti Keselamatan OpenAI Dipecat Usai Soroti Kekhawatiran AI
Jumat, 9 Oktober 2026, 17.35 WITA

Google Batasi Akses AI Gemini untuk Pengguna Gratis
Jumat, 9 Oktober 2026, 17.35 WITA

Presiden COP31 Soroti Krisis Iklim sebagai Ancaman Nyata
Jumat, 9 Oktober 2026, 17.35 WITA

Pabrik Tepung Telur dan Daging Siap Dibangun 2027
Jumat, 9 Oktober 2026, 17.35 WITA

