Minggu, 11 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Tol Semarang-Demak Jadi Tanggul Laut Terpadu

Proyek jalan tol Semarang-Demak Seksi 1 terus digenjot dengan progres 96,55% di Seksi 1A, berfungsi sebagai benteng pesisir melindungi wilayah dari banjir rob.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 11 Oktober 2026, 23.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Tol Semarang-Demak Jadi Tanggul Laut Terpadu📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Seksi 1, yang menghubungkan Kaligawe hingga Sayung sepanjang 10,64 kilometer, terus berjalan dengan percepatan signifikan. Hingga Oktober 2026, progres konstruksi Seksi 1A telah mencapai 96,55%, sementara Seksi 1B dan 1C masing-masing berada pada tahap 68,70% dan 64,79%. Pengerjaan ini dilakukan secara bertahap sesuai rencana strategis untuk menyelesaikan seluruh rangkaian tol yang menjadi bagian dari jaringan Trans Jawa.

Salah satu inovasi teknis yang diterapkan dalam proyek ini adalah penggunaan metode pemancangan cerucuk bambu sebagai bagian dari konstruksi berkelanjutan. Pendekatan ini tidak hanya menjamin akurasi pemasangan struktur, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan sekitar. Pendekatan ramah lingkungan ini menjadi bagian dari komitmen dalam membangun infrastruktur yang berkelanjutan tanpa mengorbankan kualitas ekosistem pesisir.

Jalan tol ini tidak hanya berfungsi sebagai jalur transportasi cepat, tetapi juga berperan sebagai bagian integral dari proyek Giant Sea Wall. Dengan posisinya yang berada di kawasan pesisir, tol ini berfungsi sebagai tanggul laut yang melindungi wilayah Semarang dan Demak dari ancaman banjir rob akibat kenaikan air laut. Dengan demikian, proyek ini menawarkan solusi ganda: mempercepat mobilitas dan meningkatkan ketahanan wilayah terhadap bencana iklim.

Tujuan utama pembangunan jalan tol ini adalah memperkuat konektivitas antarwilayah, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta mewujudkan pemerataan pembangunan di kawasan pesisir. Dengan beroperasinya Seksi 2 sejak Februari 2023, dan progres Seksi 1 yang terus membaik, target penyelesaian secara keseluruhan diharapkan dapat tercapai sesuai jadwal tanpa mengorbankan kualitas dan keberlanjutan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya