Minggu, 11 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

42 Delegasi Global Soroti Kemajuan IKN di Kalimantan Timur

Sebanyak 42 perwakilan dari negara Asia-Australia meninjau langsung progres pembangunan Ibu Kota Nusantara, menyampaikan apresiasi atas integrasi lingkungan dan kecepatan pembangunan infrastruktur.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 11 Oktober 2026, 23.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
42 Delegasi Global Soroti Kemajuan IKN di Kalimantan Timur📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Empat puluh dua delegasi dari berbagai negara di kawasan Asia dan Australasia, termasuk Jepang, Korea Selatan, Australia, Singapura, Filipina, Malaysia, Thailand, dan Taiwan, melakukan kunjungan resmi ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Kehadiran mereka merupakan bagian dari pertemuan Dewan Pengurus The 127th REAAA yang berlangsung di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara pada Senin, 5 Oktober 2026. Mereka hadir untuk mengevaluasi perkembangan infrastruktur dan konsep perencanaan kota berkelanjutan yang diterapkan dalam pembangunan IKN.

Dalam sambutannya di Kantor Balai Kota Otorita IKN, Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyampaikan bahwa Nusantara kini memasuki fase kedua pembangunan, dengan fokus pada periode 2025 hingga 2029. Ia menyampaikan terima kasih atas kehadiran para ahli dari luar negeri yang turut mengamati kemajuan proyek yang ditargetkan selesai pada 2028. Basuki menekankan bahwa pembangunan IKN tidak hanya menekankan kecepatan, tetapi juga menjunjung tinggi prinsip keberlanjutan dan konsistensi dalam perencanaan teknis.

Para delegasi mengikuti paparan menyeluruh mengenai konsep kota hutan (forest city), kota penyerap air (sponge city), serta integrasi sistem kota cerdas (smart city). Mereka juga mendalami strategi konektivitas antara Nusantara dengan Balikpapan dan Samarinda, termasuk pengelolaan tanah, stabilitas lereng, dan pengendalian curah hujan. Dr. Sunghwan Kim, mantan Ketua Umum REAAA, menyoroti pentingnya dokumentasi teknis dalam pemeliharaan infrastruktur jalan jangka panjang sebagai bagian dari konsistensi pembangunan berkelanjutan.

Kunjungan dilanjutkan dengan peninjauan lapangan ke sejumlah fasilitas strategis, termasuk Istana Wakil Presiden, Istana Negara, serta Taman Kusuma Bangsa. Dari pengamatan langsung, Dr. Sunghwan Kim menyatakan keyakinan bahwa Nusantara akan menjadi kota kelas dunia yang memadukan kemajuan teknologi dengan pelestarian lingkungan. Sementara itu, perwakilan dari Australia, Geoffrey Webb, memuji kecepatan pembangunan yang disertai kepedulian terhadap ekosistem alam, menilai bahwa model ini dapat menjadi rujukan bagi perkembangan kota di wilayah lain.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya