Minggu, 11 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Penembakan Keluarga di Pennsylvania Tewaskan Delapan Orang

Insiden penembakan di rumah pribadi Erie, Pennsylvania, menewaskan delapan orang, termasuk perempuan hamil dan dua anak, dengan pelaku ditemukan tewas sebelum polisi tiba.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 11 Oktober 2026, 23.02 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Penembakan Keluarga di Pennsylvania Tewaskan Delapan Orang📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Sebuah insiden penembukan di rumah pribadi di Perry Street, Erie, Pennsylvania, mengakibatkan tewasnya delapan orang, termasuk seorang perempuan dalam masa kehamilan dan dua anak-anak. Pelaku, seorang pria berusia 45 tahun, ditemukan tewas di lantai dua rumah dengan luka tembak yang diduga berasal dari senjata sendiri. Kepolisian setempat menyatakan bahwa pria tersebut meninggal sebelum petugas tiba di lokasi pada malam Jumat (9/10), dan identitasnya belum dipublikasikan secara resmi.

Dalam konferensi pers Sabtu (10/10), Kepala Kepolisian Erie, Rick Lorah, mengungkapkan bahwa delapan dari sembilan korban merupakan anggota keluarga dekat. Satu korban lainnya merupakan teman dekat keluarga yang sedang berkunjung. Lorah menjelaskan bahwa setelah masuk ke dalam rumah, pelaku sempat keluar dan menembak dua perempuan yang berada di luar, yang kemudian berusaha mencari pertolongan ke tetangga. Kedua perempuan tersebut akhirnya ditemukan tewas di sekitar area rumah.

Wali Kota Erie, Daria Devlin, menyampaikan rasa duka mendalam atas kejadian yang menimpa komunitas setempat. Ia menekankan bahwa petugas kepolisian yang tiba di lokasi menghadapi kondisi yang sangat menegangkan, namun tetap menjalankan tugas dengan profesionalisme dan keberanian tinggi. Devlin menambahkan bahwa banyak petugas merupakan warga lokal yang turut merasakan dampak emosional dari tragedi tersebut.

Gubernur Pennsylvania, Josh Shapiro, juga mengungkapkan keprihatinan dan berduka atas peristiwa tersebut, menyebutnya sebagai penembakan massal yang sangat tragis. Ia menyatakan telah berkoordinasi dengan pemerintah kota dan menyampaikan dukungan penuh bagi korban dan keluarga yang terdampak. Insiden di Erie menambah jumlah kejadian kekerasan bersenjata di AS, yang berdasarkan data Gun Violence Archive, mencapai lebih dari 400 penembakan massal sepanjang tahun 2026.

Penyelidikan masih berlangsung untuk mengetahui motif pelaku dan kronologi kejadian secara lengkap. Insiden terakhir di Pennsylvania sebelum kasus Erie terjadi di Philadelphia pada bulan Juli 2026. Polisi menegaskan bahwa semua aspek kejadian akan dipelajari secara mendalam, termasuk keterkaitan antara pelaku dan korban, serta kondisi rumah saat insiden terjadi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya