MRT ke Tangsel Belum Umumkan Rute, Waspadai Spekulasi Tanah
Pemerintah menunda pengumuman rute MRT Jakarta menuju Tangerang Selatan untuk menghindari spekulasi harga tanah yang bisa mengganggu kelayakan ekonomi proyek.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 11 Oktober 2026, 23.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah belum mengungkapkan rute pasti MRT Jakarta yang berlanjut ke Tangerang Selatan, karena kekhawatiran terhadap potensi kenaikan harga tanah akibat informasi yang bocor. Menteri Perhubungan menyampaikan bahwa pengumuman rute sebelum hasil studi kelayakan selesai dapat memicu aksi spekulatif dari investor maupun masyarakat yang ingin membeli lahan di sekitar lokasi yang diduga akan dilintasi. Ia menekankan, jika rute diketahui terlalu dini, biaya lahan bisa melonjak drastis, sehingga mengancam keberlangsungan proyek secara finansial.
Studi kelayakan (feasibility study) untuk jalur MRT dari Lebak Bulus menuju Tangsel kini sedang dikerjakan oleh pihak swasta, yaitu Sinar Mas. Proses ini menjadi fondasi penting sebelum keputusan pembangunan diambil. Hasil kajian akan menjadi acuan utama dalam menilai kelayakan teknis, finansial, dan ekonomi dari proyek tersebut. Pemerintah tidak memberikan target waktu pasti, karena proyek ini sepenuhnya dikelola oleh sektor swasta, yang harus memastikan keuntungan dan daya dukung ekonomi sebelum melangkah ke tahap konstruksi.
Karena proyek ini berbasis swasta, keputusan akhir tidak hanya bergantung pada kelayakan teknis, tetapi juga pada kemampuan pembiayaan dan potensi pengembalian investasi. Pemerintah tetap mengawasi proses secara ketat, namun tidak ikut menentukan jadwal pembangunan. Yang menjadi harapan utama adalah selesainya studi kelayakan secara cepat dan akurat, sehingga dapat memastikan bahwa proyek tidak hanya layak secara teknis, tetapi juga berkelanjutan dari sisi ekonomi.
Hingga saat ini, lokasi seperti Pondok Cabe dan Bintaro belum dipastikan menjadi bagian dari rute MRT Tangsel. Detail jalur masih berpotensi berubah tergantung hasil kajian. Masyarakat diminta bersabar karena keputusan akhir baru bisa diambil setelah semua data dan analisis selesai. Tujuan akhir tetap sama: menyediakan moda transportasi massal yang efisien, terintegrasi, dan berkelanjutan antar wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pencairan JHT BPJS Bisa Dilakukan Tanpa Resign
Peserta BPJS Ketenagakerjaan kini dapat mencairkan sebagian dana JHT tanpa harus mengundurkan diri, dengan batas maksimal 10% atau 30% sesuai kebutuhan.
11 Oktober 2026

Prancis Tekankan Pemilu Palestina Harus Segera Dilaksanakan
Prancis mendesak otoritas Palestina membatalkan penundaan pemilu legislatif dan presiden yang dijadwalkan 2027, menekankan pentingnya proses demokrasi untuk stabilitas wilayah.
11 Oktober 2026

Trump Jamin Tak Serang Iran Sebelum Pemilu AS
Presiden AS Donald Trump menegaskan tidak akan melancarkan serangan ke Iran sebelum pemilu paruh waktu pada 3 November, sambil menyebut diskusi dengan Teheran sedang berlangsung produktif.
11 Oktober 2026
Hasyim Asyari Bantah Klaim Doli Soal Tak Bahas PKPU 19/2023
Mantan Ketua KPU RI Hasyim Asyari menegaskan bahwa pembahasan Pasal 18 ayat (3) PKPU 19/2023 sempat terjadi dalam Rapat Dengar Pendapat, didukung dokumen dan tanda tangan pimpinan lembaga terkait.
11 Oktober 2026
Berita Lainnya

Tol Serang-Panimbang Perpanjang Akses ke Destinasi Wisata Banten
Minggu, 11 Oktober 2026, 23.30 WITA

Pendeta Asal Selandia Baru Soroti Kemajuan IKN
Minggu, 11 Oktober 2026, 23.29 WITA

Tol Semarang-Demak Jadi Tanggul Laut Terpadu
Minggu, 11 Oktober 2026, 23.29 WITA

42 Delegasi Global Soroti Kemajuan IKN di Kalimantan Timur
Minggu, 11 Oktober 2026, 23.29 WITA

Air IKN Bisa Langsung Diminum, Kualitas Terjaga Secara Berkala
Minggu, 11 Oktober 2026, 23.28 WITA

Ameriza Moesa Dilantik Jadi Kepala Perwakilan BI Sumut
Minggu, 11 Oktober 2026, 23.27 WITA

Denza Resmi Berganti Nama Jadi Danza di Indonesia
Minggu, 11 Oktober 2026, 23.27 WITA

VisionQuest Hadirkan Keluarga Vision yang Terlupakan
Minggu, 11 Oktober 2026, 23.17 WITA

