Rabu, 7 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Uji Coba Koridor Hijau Truk Listrik Sukses di Rute Tanjung Priok–Cikarang

Pemerintah melanjutkan pengembangan koridor logistik hijau dengan uji coba truk listrik 100 ton di rute Tanjung Priok ke Cikarang, sebagai langkah transformasi transportasi berkelanjutan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 7 Oktober 2026, 15.21 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Uji Coba Koridor Hijau Truk Listrik Sukses di Rute Tanjung Priok–Cikarang📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah terus mempercepat transformasi logistik berkelanjutan melalui pengujian koridor hijau menggunakan truk listrik berkapasitas 100 ton pada rute pelabuhan Tanjung Priok menuju kawasan industri Cikarang. Uji coba ini menjadi bukti nyata komitmen dalam mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan di sektor transportasi barang. Hasil awal menunjukkan kelayakan teknis dan operasional, sekaligus membuka ruang bagi kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan infrastruktur pendukung.

Pengembangan koridor hijau ini dilakukan dalam kerja sama riset dan pengembangan dengan berbagai institusi, termasuk lembaga teknologi dan lingkungan, serta organisasi penggerak mobilitas listrik. Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Kemenko IPK menegaskan bahwa rute Tanjung Priok–Cikarang menjadi basis awal untuk ekspansi ke wilayah lain. Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang yang akan dievaluasi secara ketat pada periode 2026 hingga 2027 sebelum dilakukan perluasan jaringan.

Tantangan utama yang masih dihadapi meliputi keterbatasan infrastruktur pengisian daya khusus truk listrik, dengan sebagian besar Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) saat ini hanya mampu menyediakan daya 22 kilowatt—kondisi yang tidak memadai untuk truk besar. Selain itu, harga truk listrik yang mencapai dua hingga tiga kali lipat dari truk konvensional serta ketidaksesuaian tenor pembiayaan dengan masa pakai baterai menjadi penghambat utama.

Namun, pemerintah menekankan pentingnya inovasi finansial sebagai solusi, bukan hanya bergantung pada subsidi. Pelaku industri diminta mengembangkan model pembiayaan baru yang lebih fleksibel dan menarik, guna menopang adopsi truk listrik secara massal. Dalam waktu dekat, pemerintah juga akan melakukan pemetaan rute berbasis data dari perusahaan logistik untuk memastikan penempatan SPKLU berbasis kebutuhan nyata.

Pada 2028–2029, rencana ekspansi jaringan koridor hijau akan mencakup rute baru seperti Tangerang–Bandung dan perluasan hingga wilayah Jawa Tengah, termasuk Kit Batang dan Semarang. Jika evaluasi menunjukkan hasil positif, tahun 2030 diharapkan dapat memperluas jaringan secara nasional sebagai bagian dari komitmen nasional menuju transportasi berkelanjutan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya