Indonesia Dorong Aksi Iklim Nyata Berbasis Keadilan Global
Menteri Lingkungan Hidup menegaskan komitmen Indonesia memperkuat kerja sama global untuk mewujudkan aksi iklim nyata, sejalan dengan prinsip keadilan dan tanggung jawab bersama yang berbeda.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 7 Oktober 2026, 15.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pada ajang Pre-COP Leader’s Event di Fiji dan Tuvalu, perwakilan Indonesia menyampaikan posisi strategis dalam upaya mewujudkan komitmen iklim global melalui kerja sama yang inklusif dan berkelanjutan. Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Moh Jumhur Hidayat menekankan bahwa kesepakatan Paris tetap menjadi acuan utama, namun tantangan kini bukan pada peningkatan ambisi semata, melainkan pada transformasi komitmen menjadi hasil nyata di lapangan. Ia menyoroti urgensi mempercepat implementasi kebijakan yang berdampak langsung pada penurunan emisi dan peningkatan ketahanan masyarakat terhadap perubahan iklim.
Deklarasi Taku Pakasoa, yang diadopsi dalam pertemuan tersebut, menjadi bukti konkret komitmen kolektif terhadap negara-negara pulau kecil dan berkembang yang paling rentan terhadap ancaman perubahan iklim. Deklarasi ini menggarisbawahi perlunya pendanaan yang memadai, transfer teknologi, serta penguatan kapasitas untuk mendukung mitigasi dan adaptasi, terutama di wilayah dengan daya tahan rendah terhadap risiko kenaikan permukaan laut dan ekstrem cuaca. Indonesia, sebagai negara kepulauan, menekankan bahwa keberlanjutan aksi iklim harus mempertimbangkan keseimbangan antara kebutuhan pembangunan, kemandirian energi, dan perlindungan lingkungan.
Dalam paparannya, Jumhur menegaskan bahwa Indonesia akan terus mendorong transformasi ekonomi melalui berbagai inisiatif strategis, termasuk pencapaian FOLU Net Sink pada 2030, pengurangan emisi metana dari sektor limbah, serta dekarbonisasi industri secara bertahap. Transisi energi, menurutnya, harus berjalan secara adil dan inklusif, dengan memastikan ketersediaan energi yang terjangkau bagi masyarakat rentan, serta memperkuat ketahanan sistem energi nasional. Ia menekankan bahwa keberhasilan aksi iklim diukur bukan dari jumlah pernyataan, melainkan dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat.
Pertemuan yang dihadiri lebih dari 50 negara dan berbagai pemangku kepentingan internasional menjadi ajang penting untuk membangun konsensus politik menjelang COP31 di Antalya, Turki. Indonesia, melalui perwakilannya, menegaskan posisi sebagai bagian dari solusi global, bukan sekadar peserta. Ia menegaskan bahwa prinsip common but differentiated responsibilities tetap menjadi fondasi utama dalam perundingan iklim, karena kapasitas dan kondisi negara berbeda-beda. Kepemimpinan kolektif dan solidaritas antar negara menjadi kunci untuk mengatasi krisis iklim yang tidak mengenal batas wilayah.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

iPhone 18 Pro dan Pro Max Resmi Hadir di Shopee Mall dengan Promo Pre-Order
iPhone 18 Pro dan Pro Max kini tersedia secara eksklusif di Shopee Mall mulai 7 Oktober dengan berbagai penawaran spesial untuk pembelian awal.
7 Oktober 2026

Uji Coba Koridor Hijau Truk Listrik Sukses di Rute Tanjung Priok–Cikarang
Pemerintah melanjutkan pengembangan koridor logistik hijau dengan uji coba truk listrik 100 ton di rute Tanjung Priok ke Cikarang, sebagai langkah transformasi transportasi berkelanjutan.
7 Oktober 2026

Prabowo Undang 800 Perwira Tinggi Rapat Strategis di Istana
Presiden Prabowo Subianto menggelar taklimat kepada sekitar 800 perwira tinggi TNI dan Polri di Istana Merdeka, menekankan sinergi strategis dalam menjaga keamanan nasional.
7 Oktober 2026

WhatsApp Uji Coba Fitur Batasi Akses Obrolan
WhatsApp sedang menguji fitur Restricted Chat untuk membatasi akses media dan fungsi di obrolan tertentu, dengan fokus pada keamanan dan privasi pengguna.
7 Oktober 2026
Berita Lainnya

Seniman Asal Tonggouna Konawe Sukses Lukis Logo Partai Rakyat Indonesia
Rabu, 7 Oktober 2026, 15.58 WITA

Seniman Menyelesaikan Logo Partai Rakyat Indonesia
Rabu, 7 Oktober 2026, 15.58 WITA

Otak Tetap Sehat Meski Usia Bertambah
Rabu, 7 Oktober 2026, 15.35 WITA

Pilih Paspor 5 atau 10 Tahun? Ini Perbedaan Biaya dan Manfaatnya
Rabu, 7 Oktober 2026, 15.33 WITA

Minuman Harian Berdampak pada Kesehatan Mental
Rabu, 7 Oktober 2026, 15.32 WITA

Penjualan Daihatsu Naik 10 Persen di Kuartal III 2026
Rabu, 7 Oktober 2026, 15.31 WITA

As Roda Omoda 5 Copot di Malaysia, Chery Lakukan Recall 600 Unit
Rabu, 7 Oktober 2026, 15.31 WITA

Honda 0 Alpha EV Siap Meluncur di India Akhir Tahun Ini
Rabu, 7 Oktober 2026, 15.31 WITA

