TASPEN Perkuat Tata Kelola untuk Dukung Pertumbuhan Berkelanjutan
TASPEN gelar forum strategis GRC 2026 dengan fokus pada integritas, ketahanan, dan kolaborasi proaktif guna mendorong transformasi perusahaan yang berkelanjutan.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 7 Oktober 2026, 12.08 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 SindonewsKendari, ıNarasikita - PT TASPEN (Persero) menghadirkan forum strategis tahunan, TASPEN GRC Insight Forum 2026, sebagai wujud komitmen mendukung pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan melalui penguatan tata kelola perusahaan. Acara yang berlangsung di Jakarta pada 6 Oktober 2026 menampilkan narasumber kunci dari sektor keuangan dan hukum, termasuk Riko Banardi, Managing Director Risk Management PT Danantara Asset Management, serta dua pakar hukum dan tata kelola, Dr. Yunus Husein dan Dr. Hendry Julian Noor. Forum ini diikuti secara hybrid oleh jajaran direksi, komisaris, pimpinan unit kerja, manajer cabang, dan karyawan TASPEN dari seluruh wilayah Indonesia.
Komitmen terhadap tata kelola yang kuat ditegaskan oleh Komisaris Utama TASPEN, Fary Djemy Franscis, yang menekankan pentingnya budaya belajar dan perbaikan berkelanjutan dalam organisasi. Ia menyampaikan apresiasi terhadap kerja keras seluruh insan TASPEN yang telah menjamin kewajiban pembayaran iuran tepat waktu, sebuah bentuk pengabdian yang sering tak terlihat namun berdampak besar bagi jutaan keluarga peserta. Menurutnya, keberhasilan ini menjadi fondasi utama dalam membangun organisasi yang tangguh dan dapat menghadapi perubahan dinamis.
Dalam konteks transformasi digital, percepatan reformasi BUMN di bawah naungan Danantara Indonesia, serta tantangan global, forum ini menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan pemahaman tentang Governance, Risk, dan Compliance sebagai pilar utama dalam memperkuat ketahanan bisnis. TASPEN menegaskan bahwa GRC bukan sekadar kepatuhan, melainkan alat strategis untuk mengidentifikasi peluang, memitigasi risiko, dan mendorong inovasi dalam tata kelola perusahaan. Penguatan ini turut mendukung upaya transformasi organisasi yang berkelanjutan dan responsif terhadap perkembangan zaman.
Pencapaian TASPEN dalam tata kelola perusahaan terus menunjukkan progres positif. Perusahaan kembali meraih predikat Most Trusted Company dalam Corporate Governance Perception Index (CGPI), dengan skor asesmen Good Corporate Governance mencapai 99,191, berstatus sangat baik. Di sisi lain, penilaian tingkat kematangan GRC mencapai level Proactive, menunjukkan kemampuan organisasi dalam mengelola risiko secara terstruktur dan proaktif. TASPEN juga melakukan resertifikasi dan peningkatan standar sistem manajemen anti penyuapan ke ISO 37001:2025, menjadi salah satu perusahaan pertama di Indonesia yang melakukannya, sekaligus memperkuat komitmen terhadap integritas dan kepatuhan.
Perusahaan juga terus mengimplementasikan standar internasional lainnya, termasuk ISO 37301:2021 untuk Sistem Manajemen Kepatuhan, sebagai bagian dari upaya membangun budaya organisasi yang transparan, akuntabel, dan berintegritas tinggi. Semua langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang TASPEN untuk memastikan amanah peserta terjaga, kinerja perusahaan terus meningkat, serta posisi perusahaan tetap kuat di tengah dinamika ekosistem keuangan yang terus berkembang.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Emas Antam Naik Jadi Rp2,580 Juta per Gram
Harga emas Antam menguat menjadi Rp2,580 juta per gram pada perdagangan Rabu, didorong kenaikan harga jual dan buyback yang menyempitkan selisih harga.
7 Oktober 2026

Rupiah Melemah Tipis di Awal Perdagangan Rabu
Rupiah bergerak stabil di Rp17.866 per dolar AS pada pagi hari, menguat tipis 0,18 persen dari posisi sebelumnya.
7 Oktober 2026

Bayan Sesuaikan Jumlah Saham dalam Perjanjian Jual Beli
Perusahaan tambang PT Bayan Resources menyesuaikan jumlah saham yang akan dijual melalui perjanjian jual beli bersyarat, menaikkan jumlah dari 10 miliar 500 juta menjadi lebih dari 10 miliar 84 juta saham.
7 Oktober 2026

Maruli Simanjuntak Tanggapi Isu Masuk Bursa Calon Panglima TNI
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyatakan tidak mempermasalahkan isu dirinya masuk bursa calon Panglima TNI, menegaskan semua kepala staf berpeluang.
7 Oktober 2026
Berita Lainnya

Data Kesehatan Jadi Fondasi Inovasi Obat Berbasis AI
Rabu, 7 Oktober 2026, 12.30 WITA

Bupati Siak Minta Pelunasan Utang DBH Migas Segera Ditegaskan
Rabu, 7 Oktober 2026, 12.30 WITA

Pemerintah Siapkan Lahan Baru untuk Dukung Program E20
Rabu, 7 Oktober 2026, 12.29 WITA

Defisit Perdagangan AS Melonjak di Tengah Kebijakan Tarif Trump
Rabu, 7 Oktober 2026, 12.29 WITA

Pemerintah Bisa Hemat Rp161 T dengan Transisi ke Truk Listrik
Rabu, 7 Oktober 2026, 12.28 WITA

Lima Drama Korea Baru Segera Tampilkan Dunia Kekerasan dan Cinta di Oktober 2026
Rabu, 7 Oktober 2026, 12.25 WITA

Konser Israel Houghton Dibatalkan karena Kebijakan Luar Negeri
Rabu, 7 Oktober 2026, 12.23 WITA

Timnas Indonesia Siap Jalani Dua Laga Persahabatan Penting di November
Rabu, 7 Oktober 2026, 12.12 WITA

