Rabu, 7 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Kanal Bersejarah Ghent Tiba-tiba Hijau Akibat Panas Ekstrem

Gelombang panas dan kekeringan memicu pertumbuhan massal tanaman air duckweed di kanal Ghent, mengubah permukaan air menjadi hijau cerah.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 7 Oktober 2026, 09.04 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kanal Bersejarah Ghent Tiba-tiba Hijau Akibat Panas Ekstrem📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kanal-kanal bersejarah di kota Ghent, Belgia, kini mengalami perubahan dramatis dalam warna, berubah dari kebiruan alami menjadi hijau cerah. Fenomena ini disebabkan oleh perkembangbiakan ekstrem tanaman air bernama duckweed, yang tumbuh subur akibat suhu tinggi dan minimnya curah hujan selama musim panas. Perubahan ini terjadi setelah periode panas bersejarah melanda wilayah tersebut, dengan suhu rata-rata mencapai 28 hingga 30 derajat Celsius hingga bulan September.

Kondisi iklim yang tidak biasa ini menciptakan lingkungan ideal bagi tanaman air berukuran mikroskopis tersebut. Duckweed, yang sebelumnya jarang ditemukan dalam jumlah besar di kanal, kini menutupi permukaan air secara merata, menimbulkan efek visual yang mencolok. Foto-foto dari lokasi menunjukkan kapal wisata melintasi area yang kini dipenuhi lapisan hijau, menggambarkan transformasi ekosistem yang cepat dan tak terduga.

Ghent, dikenal sebagai kota dengan arsitektur abad pertengahan dan daya tarik budaya yang tinggi, kini menghadapi tantangan baru dari perubahan iklim yang memengaruhi kawasan kuno. Meskipun kanal tetap berfungsi sebagai sarana transportasi dan daya tarik wisata, kondisi ini mengingatkan pada rentannya ekosistem perkotaan terhadap fluktuasi iklim. Pemerintah setempat telah memantau perkembangan fenomena ini sebagai bagian dari respons terhadap perubahan iklim jangka panjang.

Pertumbuhan massal duckweed menjadi indikator ekologis penting, menunjukkan bagaimana suhu tinggi dan kekeringan dapat mengubah keseimbangan alam di wilayah urban. Meski tidak membahayakan struktur kanal secara langsung, fenomena ini menggambarkan potensi dampak jangka panjang terhadap kualitas air dan keanekaragaman hayati. Upaya pengendalian pun mulai dipertimbangkan untuk menjaga kelestarian lingkungan kota.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya