Ilmuwan Belgia Francis Halzen Menangkan Nobel Fisika 2026
Francis Halzen dari Belgia meraih Nobel Fisika 2026 atas kontribusinya dalam membangun observatorium neutrino di Antarktika yang membuka era baru astronomi partikel.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 7 Oktober 2026, 09.05 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Fisikawan asal Belgia, Francis Halzen, berhasil meraih penghargaan Nobel Fisika tahun 2026 atas peran sentralnya dalam memimpin pembangunan IceCube Neutrino Observatory di Kutub Selatan. Penghargaan diberikan oleh Royal Swedish Academy of Sciences di Stockholm, mengakui jasa besar Halzen dalam mengembangkan teknologi deteksi neutrino dari luar angkasa, partikel kosmik yang hampir tidak berinteraksi dengan materi. Karya ilmiahnya dianggap menjadi fondasi bagi astronomi neutrino, sebuah disiplin baru yang memperluas pemahaman manusia tentang alam semesta.
Komite Nobel untuk Fisika menyebut Halzen sebagai tokoh visioner yang mampu menggerakkan kolaborasi global di tengah tantangan teknis dan lingkungan ekstrem. Dalam pidato penyerahan hadiah, Ketua Komite Mark Pearce menekankan bahwa karya Halzen menghadirkan instrumen inovatif yang mampu menangkap fenomena kosmik yang sebelumnya tak terdeteksi. Penghargaan ini mencerminkan ketekunan ilmiah serta keberanian tim peneliti yang berani mengeksplorasi wilayah yang dianggap terlalu berisiko oleh komunitas ilmiah konservatif.
Halzen, yang saat ini mengajar di Universitas Wisconsin-Madison, AS, pertama kali mengusulkan proyek observatorium neutrino pada 1988. Ia memanfaatkan sifat es Antarktika yang jernih dan stabil untuk menanam ribuan detektor cahaya di dalam satu kilometer kubik es. Deteksi neutrino ekstraterestrial berenergi tinggi pertama kali berhasil dicatat pada 2013, membuka jalan bagi identifikasi sumber neutrino pertama yang berjarak 3,7 miliar tahun cahaya dari Bumi.
Neutrino, yang dikenal sebagai partikel paling melimpah di alam semesta, dihasilkan dari proses nuklir seperti fusi bintang atau ledakan supernova. Karena hampir tak berinteraksi dengan materi, neutrino menjadi pesan murni dari peristiwa kosmik yang jauh. Observatorium IceCube telah memungkinkan ilmuwan mempelajari alam semesta tidak hanya melalui cahaya atau gelombang gravitasi, tetapi juga melalui partikel yang bergerak bebas di ruang angkasa. Hadiah senilai 12 juta krona Swedia (sekitar Rp21,9 miliar) diberikan sebagai bentuk pengakuan atas dampak ilmiah jangka panjang dari karyanya.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Tonton Videonya
Berita Terkait

WhatsApp Uji Coba Fitur Batasi Akses Obrolan
WhatsApp sedang menguji fitur Restricted Chat untuk membatasi akses media dan fungsi di obrolan tertentu, dengan fokus pada keamanan dan privasi pengguna.
7 Oktober 2026

Modena Perkenalkan Langganan Mesin Cuci Tanpa Beli
Modena meluncurkan layanan berlangganan mesin cuci mulai Rp270 ribu per bulan, mencakup pemakaian, perawatan, dan servis tanpa biaya tambahan.
7 Oktober 2026

Wilayah Ini Waspada Hujan Lebat Akibat Dampak El Niño
Sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk Aceh hingga Papua, berpotensi alami hujan sedang hingga lebat akibat aktivitas gelombang atmosfer meski El Niño dominan keringkan cuaca.
7 Oktober 2026

Altman: Dampak Negatif AI Harus Diterima demi Kemajuan Bersama
CEO OpenAI menegaskan dunia perlu menoleransi risiko seperti penipuan dan peretasan akibat AI demi mendapatkan manfaat besar dari teknologi tersebut.
7 Oktober 2026
Berita Lainnya

6 Makanan Pendukung Kesehatan Lambung Secara Alami
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.08 WITA

BYD Perluas Penjualan Kei Car Racco ke Sri Lanka dan Makau
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.08 WITA

STNK Digital Berlaku Sama Seperti Fisik, Siap Digunakan Saat Razia
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.08 WITA
Hiu Raksasa Terdampar di Kanal Busan Diamankan Setelah Dua Minggu
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.07 WITA

Kematian Peneliti di Siberia Diduga Akibat Infeksi Pes Paru
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.07 WITA

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Menang Dramatis atas Thailand
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.06 WITA

MK: Tidak Ada Bukti Gibran Lulus Pendidikan Setara SMA
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.04 WITA

Kanal Bersejarah Ghent Tiba-tiba Hijau Akibat Panas Ekstrem
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.04 WITA



