GAPKI Usul Kebijakan Biofuel Fleksibel untuk Jaga Ekspor Sawit
GAPKI meminta kebijakan biodiesel dibuat fleksibel agar sawit bisa dialihkan ke ekspor saat harga tinggi, mengingat tekanan dari konsumsi domestik yang terus meningkat.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 7 Oktober 2026, 09.01 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) mengusulkan revisi kebijakan penggunaan kelapa sawit sebagai bahan bakar nabati dengan pendekatan yang lebih dinamis. Menurut Direktur Eksekutif GAPKI Mukti Sarjono, kebijakan tersebut perlu mempertimbangkan fluktuasi harga minyak bumi dan minyak sawit secara real-time. Ketika harga minyak bumi melonjak, penggunaan sawit untuk biodiesel dapat didorong melalui subsidi. Namun, saat harga minyak sawit berada di level tinggi, sebagian hasil produksi sebaiknya dialihkan ke pasar ekspor untuk menjaga keseimbangan pasar domestik dan global.
Peningkatan konsumsi dalam negeri, terutama untuk biodiesel, dinilai berpotensi mengurangi pasokan ekspor. Mukti menekankan bahwa subsidi biodiesel tidak berasal dari APBN, melainkan dari pungutan ekspor yang menjadi sumber pendanaan utama. Jika ekspor menurun, pendapatan dari pungutan tersebut juga akan terdampak, sehingga memperburuk keseimbangan fiskal. Ia menilai fleksibilitas kebijakan sangat penting untuk menjaga kesehatan pendapatan negara sekaligus memastikan kelancaran pasokan sawit untuk berbagai sektor.
Proyeksi GAPKI menunjukkan bahwa ekspor crude palm oil (CPO) Indonesia berpotensi turun 3–4 juta ton pada 2027. Angka ini didorong oleh stagnasi produksi yang berkisar antara 51–56 juta ton dalam lima tahun terakhir, sementara permintaan dalam negeri terus meningkat untuk kebutuhan pangan, oleokimia, dan bahan bakar nabati. Penggunaan CPO untuk biodiesel diperkirakan naik dari 12,4 juta ton pada 2025 menjadi lebih dari 14 juta ton pada 2026, dan bisa mencapai 17 juta ton pada 2027.
Untuk mengantisipasi tekanan terhadap ekspor, GAPKI menyarankan peningkatan produktivitas perkebunan rakyat melalui program peremajaan sawit rakyat (PSR). Selain itu, lembaga ini mengusulkan pembentukan kawasan khusus pengembangan sawit yang ditujukan secara eksklusif untuk kebutuhan energi. Dengan pendekatan ini, produksi untuk energi dapat dikelola terpisah dari pasokan pangan dan ekspor, sehingga tidak saling mengganggu. Mukti optimistis bahwa model ini dapat menciptakan keseimbangan yang berkelanjutan di sektor kelapa sawit nasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Singapura Pertahankan Penyitaan Dana Rp1,9 Triliun Meski Ada Kelalaian Proses
Pengadilan Singapura memutuskan tetap menyita dana hampir S$140 juta milik Bill Darmadi, meski terdapat kelalaian prosedural dan pelanggaran hak untuk didengar oleh pemilik aset.
7 Oktober 2026

Saham Melonjak, Investor Asing Keluarkan Rp238,8 Miliar
IHSG naik 1,36% ke level 6.118,86 dengan dominasi sektor properti dan kenaikan saham unggulan, sementara tiga emiten utama umumkan strategi bisnis dan dividen interim.
7 Oktober 2026

IHSG Menguat di Awal Sesi, Didukung Sentimen Global dan Aktivitas Pasar Dalam Negeri
Indeks Harga Saham Gabungan dibuka menguat 0,33% ke level 6.139, didorong kenaikan saham unggulan dan aktivitas perdagangan yang aktif.
7 Oktober 2026

POOL Lepas 30% Saham Anak Usaha ke Perusahaan Singapura
Perusahaan asal Singapura Cicil Technologies membeli 30% saham Pool Advista Finance dari POOL melalui perjanjian bersyarat, tanpa pengaruh terhadap operasional dan keuangan perusahaan.
7 Oktober 2026
Berita Lainnya

6 Makanan Pendukung Kesehatan Lambung Secara Alami
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.08 WITA

BYD Perluas Penjualan Kei Car Racco ke Sri Lanka dan Makau
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.08 WITA

STNK Digital Berlaku Sama Seperti Fisik, Siap Digunakan Saat Razia
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.08 WITA
Hiu Raksasa Terdampar di Kanal Busan Diamankan Setelah Dua Minggu
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.07 WITA

Kematian Peneliti di Siberia Diduga Akibat Infeksi Pes Paru
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.07 WITA

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Menang Dramatis atas Thailand
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.06 WITA

WhatsApp Uji Coba Fitur Batasi Akses Obrolan
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.05 WITA

Modena Perkenalkan Langganan Mesin Cuci Tanpa Beli
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.05 WITA

