Rabu, 7 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Saham Melonjak, Investor Asing Keluarkan Rp238,8 Miliar

IHSG naik 1,36% ke level 6.118,86 dengan dominasi sektor properti dan kenaikan saham unggulan, sementara tiga emiten utama umumkan strategi bisnis dan dividen interim.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 7 Oktober 2026, 09.03 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Saham Melonjak, Investor Asing Keluarkan Rp238,8 Miliar📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir menguat 1,36% pada level 6.118,86 pada perdagangan Senin (5/10), didorong oleh penguatan sejumlah emiten kunci seperti BYAN, BBCA, dan BBRI yang masing-masing meroket 4,26%, 1,23%, dan 1,30%. Di sisi lain, DCII, CASA, dan GOTO mengalami koreksi signifikan, masing-masing turun 3,14%, 3,49%, dan 3,33%. Investor asing mencatatkan penjualan bersih senilai Rp123,10 miliar di pasar reguler dan Rp115,72 miliar secara keseluruhan, menunjukkan ketidakpastian terhadap pergerakan pasar dalam jangka pendek.

Dari 11 sektor utama, sepuluh di antaranya berakhir di zona hijau, dengan sektor properti menjadi yang paling menguat dengan kenaikan 2,31%. Sebaliknya, sektor teknologi menjadi yang paling melemah dengan penurunan 1,33%. Kinerja pasar global juga mendukung, dengan bursa AS menguat: Dow Jones naik 0,18%, S&P 500 menguat 0,66%, dan Nasdaq melonjak 1,05%. Kenaikan ini didorong ekspektasi kebijakan moneter yang lebih longgar dari The Fed setelah data tenaga kerja AS menunjukkan kelemahan. ETF EIDO dan MSCI Indonesia masing-masing naik 2,05% dan 1,63%.

PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) memperkuat posisinya sebagai pemain strategis di industri kimia dan energi melalui tiga pilar utama: Energi & Kimia, Infrastruktur Terintegrasi, dan Solusi Mobilitas. Di bidang energi dan kimia, perseroan sedang menyelesaikan tahap operasional fasilitas Chlor Alkali-Ethylene Dichloride (CA-EDC) di Cilegon, yang melengkapi kapasitas ethylene naphtha cracker sebesar 0,90 juta metrik ton per tahun. Di Singapura, TPIA memiliki kilang dengan kapasitas lebih dari 300.000 barel per hari serta fasilitas naphtha cracker dan aset kimia hilir senilai 2,5 juta metrik ton.

Di sektor properti, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) melalui LippoLand mempercepat pengembangan hunian dengan harga mulai Rp1 miliar hingga di bawah Rp2 miliar, menyesuaikan dengan backlog kepemilikan rumah nasional yang mencapai sekitar 9 juta keluarga. Salah satu produk unggulan yang akan diluncurkan adalah Brentwood Villas, hunian dua hingga tiga lantai untuk keluarga multigenerasi, yang akan hadir di tujuh lokasi. Strategi ini menghasilkan pra-penjualan senilai Rp5,32 triliun dari 6.047 unit hingga FY2025.

Sementara itu, PT Astra International Tbk (ASII) menetapkan dividen tunai interim tahun buku 2026 sebesar Rp98 per saham, senilai total Rp3,90 triliun, setelah mencatat laba bersih Rp12,53 triliun pada semester pertama 2026—turun 19,22% dari tahun sebelumnya. Dividen tersebut setara dengan rasio pembayaran 31,09% dari laba bersih, dengan yield dividen berdasarkan dividen interim sebesar 2,06% pada level saham Rp4.750. Tanggal cum date dividen di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan 12 Oktober 2026, sementara pembayaran dilakukan pada 30 Oktober 2026.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya