IHSG Melonjak 1,26% ke Level 6.196 di Sesi I
Indeks Harga Saham Gabungan naik 77,23 poin atau 1,26% menjadi 6.196,09 pada akhir sesi pertama perdagangan Selasa (6/10/2026), didorong kenaikan sektor energi dan teknologi.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 7 Oktober 2026, 09.02 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan kekuatan signifikan pada sesi pertama perdagangan Selasa, 6 Oktober 2026, dengan berakhir di level 6.196,09, menguat 77,23 poin dari pembukaan di 6.139,13. Pergerakan indeks sempat melemah hingga menyentuh titik terendah intraday di 6.120,24, namun kembali rebound secara konsisten hingga mencapai puncak harian di 6.203,70 sebelum stabil di zona positif. Kenaikan ini menunjukkan sentimen pasar yang cenderung optimistis di tengah dinamika ekonomi global dan dalam negeri.
Penguatan IHSG didukung oleh kinerja sektor energi yang melonjak 3,08%, disusul oleh teknologi dengan kenaikan 2,1% dan industri yang naik 1,6%. Beberapa emiten utama seperti Bayan Resources (BYAN), Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Mora Telematika (MORA), GoTo Gojek Tokopedia (GOTO), serta DCI Indonesia (DCII) turut menjadi pendorong utama kenaikan indeks. Di sisi lain, saham-saham seperti Telkom (TLKM), Merdeka Gold (EMAS), Sinar Mas Multiartha (SMMA), Rockfields Properti (ROCK), dan Maha Properti (MPRO) menjadi penekan terhadap pergerakan indeks.
Dari sisi pasar modal dalam negeri, aktivitas perdagangan menunjukkan volume transaksi sebanyak 286,1 juta lot dengan nilai mencapai Rp5,62 triliun. Pergerakan ini mencerminkan tingginya minat investor terhadap instrumen pasar modal, terutama dalam konteks pendanaan korporasi. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan bahwa terdapat 29 rencana penawaran umum yang masih dalam antrean, dengan total nilai indikatif mencapai Rp26,47 triliun. Hingga September 2026, realisasi dana dari penawaran umum telah mencapai Rp186,03 triliun, mendekati target tahunan sebesar Rp250 triliun.
Sentimen global turut memengaruhi pergerakan pasar, dengan imbal hasil obligasi AS tenor panjang melonjak ke level tertinggi dalam lebih dari dua dekade. Yield Treasury 10 tahun naik menjadi 5,307% setelah sempat menyentuh 5,349%, sementara yield 30 tahun mencapai 5,661% dan sempat menyentuh 5,703%—level tertinggi sejak akhir Mei 2002. Kenaikan imbal hasil ini mencerminkan ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter global yang tetap ketat. Di sisi lain, data ekonomi Jepang menunjukkan perlambatan di sektor jasa, sementara zona euro mencatat penguatan, meskipun tekanan inflasi masih terus terjadi. Perhatian pasar kini beralih pada pidato Gubernur Bank of Japan (BOJ) Kazuo Ueda serta rilis neraca perdagangan Amerika Serikat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Singapura Pertahankan Penyitaan Dana Rp1,9 Triliun Meski Ada Kelalaian Proses
Pengadilan Singapura memutuskan tetap menyita dana hampir S$140 juta milik Bill Darmadi, meski terdapat kelalaian prosedural dan pelanggaran hak untuk didengar oleh pemilik aset.
7 Oktober 2026

Saham Melonjak, Investor Asing Keluarkan Rp238,8 Miliar
IHSG naik 1,36% ke level 6.118,86 dengan dominasi sektor properti dan kenaikan saham unggulan, sementara tiga emiten utama umumkan strategi bisnis dan dividen interim.
7 Oktober 2026

IHSG Menguat di Awal Sesi, Didukung Sentimen Global dan Aktivitas Pasar Dalam Negeri
Indeks Harga Saham Gabungan dibuka menguat 0,33% ke level 6.139, didorong kenaikan saham unggulan dan aktivitas perdagangan yang aktif.
7 Oktober 2026

POOL Lepas 30% Saham Anak Usaha ke Perusahaan Singapura
Perusahaan asal Singapura Cicil Technologies membeli 30% saham Pool Advista Finance dari POOL melalui perjanjian bersyarat, tanpa pengaruh terhadap operasional dan keuangan perusahaan.
7 Oktober 2026
Berita Lainnya

6 Makanan Pendukung Kesehatan Lambung Secara Alami
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.08 WITA

BYD Perluas Penjualan Kei Car Racco ke Sri Lanka dan Makau
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.08 WITA

STNK Digital Berlaku Sama Seperti Fisik, Siap Digunakan Saat Razia
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.08 WITA
Hiu Raksasa Terdampar di Kanal Busan Diamankan Setelah Dua Minggu
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.07 WITA

Kematian Peneliti di Siberia Diduga Akibat Infeksi Pes Paru
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.07 WITA

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Menang Dramatis atas Thailand
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.06 WITA

WhatsApp Uji Coba Fitur Batasi Akses Obrolan
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.05 WITA

Modena Perkenalkan Langganan Mesin Cuci Tanpa Beli
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.05 WITA

