Rabu, 7 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Maruli Simanjuntak Tanggapi Isu Masuk Bursa Calon Panglima TNI

KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyatakan tidak mempermasalahkan isu dirinya masuk bursa calon Panglima TNI, menegaskan semua kepala staf berpeluang.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 7 Oktober 2026, 12.07 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Maruli Simanjuntak Tanggapi Isu Masuk Bursa Calon Panglima TNI📷 Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengakui adanya kabar yang menyebutkan namanya masuk dalam daftar calon pengganti Panglima TNI. Namun, ia menanggapi isu tersebut dengan santai, menegaskan bahwa semua kepala staf TNI memiliki kesempatan yang sama dalam proses seleksi. Pernyataan ini disampaikan dalam kunjungan ke kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu (7/10/2026), saat ditanya terkait kabar yang beredar.

Maruli menegaskan bahwa posisi sebagai calon bukanlah hal yang harus dipermasalahkan, terlebih dalam konteks struktur institusi militer yang terbuka terhadap kandidat dari berbagai latar belakang. Ia menekankan bahwa setiap kepala staf TNI berpotensi dipertimbangkan, sesuai dengan mekanisme dan kriteria yang berlaku. Tanggapan ini disampaikan secara singkat, tanpa menambah detail lebih lanjut mengenai kesiapan pribadi.

Saat ditanya apakah telah menyiapkan materi presentasi untuk menghadapi uji kepatutan dan kelayakan di Dewan Perwakilan Rakyat, Maruli tidak memberikan respons eksplisit. Ia memilih untuk tidak membahas secara rinci persiapan administratif maupun teknis, menunjukkan sikap terbuka namun tetap menjaga profesionalisme. Hal ini mencerminkan pendekatan yang konsisten dengan etika jabatan tinggi dalam institusi militer.

Kendati tidak menegaskan ambisi, pernyataan Maruli menunjukkan sikap terbuka terhadap proses seleksi yang transparan dan profesional. Dengan tetap menjaga netralitas dan fokus pada tugas pokok, ia menunjukkan bahwa kesiapan menjadi pemimpin tinggi bukan hanya soal kandidat, tetapi juga kematangan dalam menjalankan amanat institusi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya