Bupati Siak Minta Pelunasan Utang DBH Migas Segera Ditegaskan
Bupati Siak mendesak pemerintah pusat menyelesaikan tunggakan DBH Migas yang menumpuk sejak 2023, dengan harapan realisasi pelunasan tahun 2027 hanya mencapai Rp143 miliar dari total kewajiban Rp70 triliun.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 7 Oktober 2026, 12.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Bupati Siak, Afni Zulkifli, secara tegas menyerukan agar pemerintah pusat segera menyelesaikan kewajiban pembayaran Dana Bagi Hasil (DBH) Migas yang tertunda sejak 2023. Ia menyampaikan kekhawatiran atas proyeksi penerimaan DBH Siak yang diproyeksikan anjlok hingga Rp36 miliar pada 2027, jauh di bawah puncak pendapatan sebelumnya yang pernah mencapai Rp600 miliar. Keberadaan utang ini, menurutnya, bukan sekadar persoalan anggaran, tetapi hak daerah sebagai penghasil sumber daya alam.
Dalam pertemuan dengan Plt Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, Nufransa Wira Sakti, Afni menekankan urgensi penyelesaian tunggakan yang telah berlangsung bertahun-tahun. Ia menyampaikan bahwa dari total kewajiban pemerintah pusat kepada seluruh daerah penghasil migas sejak 2023, jumlah yang disetujui dalam APBN 2027 hanya sebesar Rp4 triliun untuk pelunasan kurang bayar. Angka ini dinilai tidak mencerminkan keadilan, mengingat total kewajiban mencapai Rp70 triliun.
Dari alokasi Rp4 triliun tersebut, Kabupaten Siak hanya mendapatkan bagian sebesar Rp143 miliar untuk melunasi tunggakan DBH. Afni menilai alokasi ini terlalu minim dibandingkan kontribusi historis Siak terhadap pendapatan negara dari sektor migas. Ia menekankan bahwa daerah penghasil berhak mendapatkan pembayaran yang proporsional dan tepat waktu, bukan hanya sebagian kecil dari keseluruhan kewajiban.
Nufransa Wira Sakti menyatakan bahwa pemerintah sedang mempertimbangkan alternatif mekanisme pelunasan melalui skema investasi pemerintah yang diatur dalam Undang-Undang APBN 2027. Namun, ia belum dapat memaparkan detail teknis karena mekanisme tersebut masih dalam tahap pembahasan. Pemerintah, menurutnya, berupaya mencari solusi yang dapat menjamin konsistensi dan keberlanjutan dalam penyelesaian utang DBH ke daerah.
Afni menegaskan bahwa keberlangsungan program pembangunan di Siak sangat bergantung pada keterjaminan pendapatan dari DBH. Ia berharap pemerintah pusat tidak hanya menyetujui anggaran pelunasan, tetapi juga segera merealisasikannya dengan transparansi dan keadilan. Tanpa solusi nyata, kebijakan fiskal daerah akan terus terganggu, berdampak pada pelayanan publik dan pembangunan berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Siapkan Lahan Baru untuk Dukung Program E20
Pemerintah akan membuka lahan baru seluas 1 juta hingga 2 juta hektare untuk mendukung produksi etanol bahan baku bensin hijau E20 melalui tebu, singkong, dan jagung.
7 Oktober 2026

Defisit Perdagangan AS Melonjak di Tengah Kebijakan Tarif Trump
Defisit perdagangan Amerika Serikat membengkak menjadi US$105,6 miliar pada Agustus, didorong lonjakan impor dan kegagalan kebijakan tarif impor yang diterapkan masa pemerintahan Donald Trump.
7 Oktober 2026

Pemerintah Bisa Hemat Rp161 T dengan Transisi ke Truk Listrik
Transisi logistik dari truk konvensional ke listrik berpotensi menghemat subsidi solar hingga Rp161 triliun, seiring upaya pemerintah melalui uji coba koridor hijau.
7 Oktober 2026

Dua Warga Dituntut karena Dugaan Santet Presiden Zambia
Dua warga, termasuk kepala desa, divonis dua tahun penjara dengan kerja paksa atas tuduhan merencanakan santet terhadap presiden Zambia, didasarkan pada hukum kolonial yang mengkriminalisasi praktik spiritual.
7 Oktober 2026
Berita Lainnya

Data Kesehatan Jadi Fondasi Inovasi Obat Berbasis AI
Rabu, 7 Oktober 2026, 12.30 WITA

Emas Antam Naik Jadi Rp2,580 Juta per Gram
Rabu, 7 Oktober 2026, 12.29 WITA

Rupiah Melemah Tipis di Awal Perdagangan Rabu
Rabu, 7 Oktober 2026, 12.29 WITA

Bayan Sesuaikan Jumlah Saham dalam Perjanjian Jual Beli
Rabu, 7 Oktober 2026, 12.28 WITA

Lima Drama Korea Baru Segera Tampilkan Dunia Kekerasan dan Cinta di Oktober 2026
Rabu, 7 Oktober 2026, 12.25 WITA

Konser Israel Houghton Dibatalkan karena Kebijakan Luar Negeri
Rabu, 7 Oktober 2026, 12.23 WITA

Timnas Indonesia Siap Jalani Dua Laga Persahabatan Penting di November
Rabu, 7 Oktober 2026, 12.12 WITA

Thailand Incar Kemenangan di King's Cup Usai Gagal di Dua Turnamen Besar
Rabu, 7 Oktober 2026, 12.12 WITA

