Rabu, 7 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pemerintah Siapkan Lahan Baru untuk Dukung Program E20

Pemerintah akan membuka lahan baru seluas 1 juta hingga 2 juta hektare untuk mendukung produksi etanol bahan baku bensin hijau E20 melalui tebu, singkong, dan jagung.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 7 Oktober 2026, 12.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Pemerintah Siapkan Lahan Baru untuk Dukung Program E20📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah mempersiapkan pembukaan lahan baru untuk menopang program bahan bakar minyak hijau E20, yang menuntut peningkatan pasokan bahan baku etanol. Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa kekurangan areal perkebunan tebu saat ini menjadi kendala utama, sehingga perlu dilakukan ekspansi lahan guna memenuhi target produksi. Ia menekankan bahwa kebun baru akan difokuskan untuk tanaman tebu, yang menjadi salah satu sumber utama etanol.

Namun, Zulhas menambahkan bahwa etanol tidak hanya berasal dari tebu, melainkan juga dapat diproduksi dari komoditas lain seperti singkong dan jagung. Dengan beragam sumber bahan baku, pemerintah berharap dapat memperluas basis produksi secara berkelanjutan. Kebijakan ini sejalan dengan upaya diversifikasi komoditas pertanian yang mendukung transformasi energi nasional.

Kementerian Pertanian telah menyiapkan rencana pengembangan lahan seluas 1 juta hingga 2 juta hektare, dengan tebu menjadi prioritas utama, menyerap sekitar 1 juta hektare dari total area yang ditargetkan. Sementara itu, jagung dan singkong akan dikembangkan secara bertahap. Untuk mendukung pelaksanaan, pemerintah akan menyediakan alat dan mesin pertanian serta melakukan uji coba penanaman jagung di sejumlah wilayah potensial.

Pembiayaan pembangunan pabrik etanol akan dilakukan melalui kerja sama BUMN dan sektor swasta. Secara umum, sekitar 30 persen dana berasal dari BUMN, sementara 70 persen lainnya ditargetkan dari investasi swasta. Kebijakan ini diharapkan menarik minat pelaku usaha karena pemerintah telah menyiapkan lahan dan infrastruktur pendukung.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya