Cadangan Minyak Global Menipis Akibat Konflik Timur Tengah
CEO Aramco memperingatkan krisis pasokan minyak global akibat perang yang memicu penurunan cadangan hingga 3 miliar barel dalam tujuh bulan terakhir.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 7 Oktober 2026, 09.02 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kepemimpinan Aramco menyampaikan kekhawatiran serius terhadap stabilitas pasokan energi global, menyebut cadangan minyak komersial kini berada di bawah 6 miliar barel—angka yang jauh lebih rendah dari kapasitas pemulihan yang diperlukan. Amin Nasser, CEO perusahaan, menekankan bahwa krisis ini bukan sekadar gangguan jangka pendek, melainkan hasil dari kerusakan infrastruktur dan gangguan logistik yang berkepanjangan akibat konflik di Timur Tengah.
Sebanyak 3 miliar barel minyak, setara dengan setengah dari volume normal yang melewati Selat Hormuz selama periode konflik, telah hilang dari aliran pasar. Untuk mengimbangi kekurangan tersebut, negara-negara telah menarik lebih dari 1 miliar barel dari cadangan strategis, termasuk 300 juta barel yang dilepas secara kolektif dalam beberapa pekan terakhir. Namun, menurut Nasser, sebagian besar penyangga pasokan berasal dari cadangan milik perusahaan, yang ia sebut sebagai "alat terakhir" dalam sistem krisis energi global.
Dalam pidato pertamanya sejak dimulainya konflik, Nasser menyoroti peran teknologi dalam memperburuk situasi, termasuk penggunaan citra satelit dan data pelayaran untuk melacak dan menyerang kapal tanker serta fasilitas produksi. Ia menekankan bahwa alat transparansi yang seharusnya mendukung keamanan justru dikonversi menjadi alat agresi, memperparah ketegangan di kawasan kunci energi dunia. Serangan terhadap infrastruktur Aramco di Irak dan Yaman, yang dilakukan oleh kelompok proksi Iran, telah menyumbang signifikan terhadap gangguan pasokan.
Pemulihan cadangan minyak diperkirakan membutuhkan waktu hingga dua tahun, bahkan setelah konflik berakhir, karena permintaan global tetap tinggi. Nasser mendorong pemerintah negara-negara pengimpor minyak untuk memperkuat strategi ketahanan energi, termasuk diversifikasi rute ekspor dan pengembangan fasilitas penyimpanan di luar negeri. Aramco kini aktif meninjau alternatif rute pengiriman dan kerja sama penyimpanan untuk mengamankan pasokan ke pelanggan.
Meski ada tanda pemulihan, dengan volume pengiriman minyak dari Teluk mencapai 15,5 juta barel per hari bulan lalu—angka tertinggi sejak konflik dimulai—biaya logistik tetap tinggi. Harga kargo fisik minyak mentah Laut Utara untuk pengiriman bulan ini bahkan mencapai level tertinggi sejak April, menunjukkan bahwa pasar masih dalam kondisi tegang.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

WhatsApp Uji Coba Fitur Batasi Akses Obrolan
WhatsApp sedang menguji fitur Restricted Chat untuk membatasi akses media dan fungsi di obrolan tertentu, dengan fokus pada keamanan dan privasi pengguna.
7 Oktober 2026

Modena Perkenalkan Langganan Mesin Cuci Tanpa Beli
Modena meluncurkan layanan berlangganan mesin cuci mulai Rp270 ribu per bulan, mencakup pemakaian, perawatan, dan servis tanpa biaya tambahan.
7 Oktober 2026

Ilmuwan Belgia Francis Halzen Menangkan Nobel Fisika 2026
Francis Halzen dari Belgia meraih Nobel Fisika 2026 atas kontribusinya dalam membangun observatorium neutrino di Antarktika yang membuka era baru astronomi partikel.
7 Oktober 2026

Wilayah Ini Waspada Hujan Lebat Akibat Dampak El Niño
Sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk Aceh hingga Papua, berpotensi alami hujan sedang hingga lebat akibat aktivitas gelombang atmosfer meski El Niño dominan keringkan cuaca.
7 Oktober 2026
Berita Lainnya

6 Makanan Pendukung Kesehatan Lambung Secara Alami
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.08 WITA

BYD Perluas Penjualan Kei Car Racco ke Sri Lanka dan Makau
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.08 WITA

STNK Digital Berlaku Sama Seperti Fisik, Siap Digunakan Saat Razia
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.08 WITA
Hiu Raksasa Terdampar di Kanal Busan Diamankan Setelah Dua Minggu
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.07 WITA

Kematian Peneliti di Siberia Diduga Akibat Infeksi Pes Paru
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.07 WITA

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Menang Dramatis atas Thailand
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.06 WITA

Altman: Dampak Negatif AI Harus Diterima demi Kemajuan Bersama
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.05 WITA

MK: Tidak Ada Bukti Gibran Lulus Pendidikan Setara SMA
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.04 WITA

