Rabu, 7 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pemerintah Bisa Hemat Rp161 T dengan Transisi ke Truk Listrik

Transisi logistik dari truk konvensional ke listrik berpotensi menghemat subsidi solar hingga Rp161 triliun, seiring upaya pemerintah melalui uji coba koridor hijau.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 7 Oktober 2026, 12.28 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Pemerintah Bisa Hemat Rp161 T dengan Transisi ke Truk Listrik📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah diharapkan mampu menghemat anggaran subsidi solar sebesar Rp161 triliun jika secara bertahap mengganti truk konvensional dengan truk listrik untuk kebutuhan logistik. Proyeksi ini muncul dari analisis yang dilakukan oleh lembaga riset, menyoroti tren kenaikan konsumsi solar yang berdampak pada meningkatnya ketergantungan impor. Upaya transisi dinilai sebagai langkah strategis untuk menjaga keseimbangan anggaran negara sekaligus mendukung transformasi energi berkelanjutan.

Salah satu tantangan utama yang dihadapi dalam proses ini adalah ketersediaan infrastruktur pendukung dan keterandalan kendaraan listrik dalam operasional jangka panjang. Pengemudi dan operator logistik menyampaikan kekhawatiran terkait jangkauan tempuh truk listrik serta ketersediaan titik pengisian daya. Selain itu, harga truk listrik yang masih tinggi juga menjadi penghambat utama bagi adopsi luas di kalangan pelaku usaha.

Untuk mengatasi hambatan tersebut, pemerintah tengah mendorong uji coba green freight corridor sebagai langkah awal pengembangan sistem logistik berkelanjutan. Lima pilar utama menjadi fondasi program ini, mulai dari pembentukan kerangka kebijakan hingga penguatan koordinasi antarinstansi. Pilar kedua mengundang pelaku usaha untuk ikut serta dalam uji coba langsung, sementara pilar ketiga menekankan pembangunan infrastruktur pengisian daya, baik permanen maupun sementara.

Keterlibatan Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan dalam memperkuat keterpaduan kebijakan menjadi salah satu kunci keberhasilan. Uji coba ini juga menekankan pentingnya evaluasi berkala dan pemantauan kinerja kebijakan secara terukur, agar setiap tantangan dapat segera diidentifikasi dan ditangani. Tujuan jangka panjangnya adalah menciptakan model yang dapat diterapkan secara nasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya