Jumat, 9 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Wali Kota Fokus Dorong UMKM Kuliner Hadirkan Keunikan di HUT Baubau ke-25

Perayaan HUT ke-25 Baubau menampilkan 50 pelaku UMKM kuliner sebagai wajah utama, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung ekonomi kreatif lokal.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 9 Oktober 2026, 23.01 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Kota Baubau memperkuat perayaan ulang tahun ke-25 dengan menghadirkan lebih dari 50 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kuliner sebagai fokus utama. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap sektor ekonomi kreatif yang menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi daerah. Setiap stand menampilkan produk khas daerah, dari sate bawang hingga kolak durian, yang diperkenalkan secara luas kepada masyarakat dan wisatawan.

Kegiatan yang berlangsung selama empat hari ini juga menyertakan pameran kreativitas dan demo masak oleh pelaku UMKM, menunjukkan inovasi yang berkembang di kalangan pengusaha lokal. Wali Kota Yusran Fahim menekankan pentingnya menjaga keaslian produk sambil tetap meningkatkan kualitas dan daya saing. Ia menyebut bahwa kuliner bukan sekadar kebutuhan, tetapi juga simbol identitas budaya yang harus dilestarikan.

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa pemerintah akan terus memfasilitasi akses modal, pelatihan keterampilan, serta jaringan pemasaran bagi UMKM. Ia menilai bahwa dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, pelaku usaha dapat tumbuh secara berkelanjutan dan berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat. Program ini juga sejalan dengan visi kota yang ingin menjadi pusat ekonomi kreatif di Sulawesi Tenggara.

Perayaan ini diharapkan mampu menarik kunjungan wisatawan serta memperkuat komunitas ekonomi lokal. Dengan menampilkan kekayaan kuliner Baubau secara utuh, pemerintah ingin menunjukkan bahwa UMKM bukan hanya pelaku ekonomi, tetapi juga penggerak budaya dan identitas kota.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya